● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Misteri Ikan Mati di Danau Toba
Misteri Puluhan Ton Ikan Mati di Danau Toba
Akibat Amukan Raja Ikan Gaib Penunggu Danau Toba
Ikan-ikan yang dibudiayakan di Keramba Jaring Apung (KJA) oleh masyarakat Dusun I Kelurahan Pintusona Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir mendadak mati, Rabu (22/8/2018). Bangkai-bangkai ikan mengambang satu persatu. Pemilik keramba pun mengutarakan bahwa mereka mengalami kerugian miliaran rupiah dari 180 ton ikan yang mati. Jenis ikan yang mati beragam ukuran dan jenis. Ikan yang gampang mati yakni ikan mas. Berikut telisik metafisika Posmo bersama Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati).
Kejadian ini pun membuat para warga sedih karena merugi, dan harus bekerja keras untuk mengumpulkan bangkai-bangkai ikan ke dalam karung, dan menguburkannya sehingga mereka terhindar dari penyakit. Pemilik keramba ikan sibuk. Sejumlah alat berat diturunkan mengangkut bangkai-bangkai. Warga juga bergotong-royong membantu membersihkan danau. Sekitar 28 pemilik keramba apung melaporkan seluruh ikannya mati mendadak. Kejadian di atas melalui terawangan gaib Pangeran Sukma Jati (Ki SUkma Jati) disebabkan karena mengamuknya Raja Ikan Gaib di Danau Toba.
“Raja Ikan Gaib merupakan siluman ikan yang sejak dari dahulu kala mendiami Danau Toba. Raja ikan ini adalah satu di antara kerajaan-kerajaan yang ada di Perairan Danau Toba. Raja ikan ini memiliki perangai yang gampang tersinggung dan gampang marah melihat sesuatu yang tidak dia sukai terjadi di sekitar danau. Di antaranya yaitu peristiwa perbuatan mesum dan maksiat yang dilakukan oleh oknum warga di sekitar Danau Toba. Selain itu, rasa syukur peternak ikan yang dinilai kurang. Para peternak menurutnya lebih sering menggerutu ketimbang mensyukuri hasil panen tersebut. Akibat kemarahan raja ikan ini, menyebabkan ikan-ikan yang ada di keramba penjaringan pun mati setiap tahun,” ungkap sang spiritualis yang kerap memberikan pembukaan aura ini. Untuk menindaklanjuti fenomena kematian massal ikan itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti baru-baru ini menginstruksikan untuk menerjunkan Tim Satuan Tugas Penanganan Penyakit Ikan dan Lingkungan. Tim Satgas tersebut terdiri dari para ahli perikanan budidaya air tawar dan Balai Karantina Ikan, Medan.
Berdasarkan siaran pers resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Rabu (29/8/2018), Tim Satgas bertugas untuk mengidentifikasi sekaligus memetakan penyebab teknis dan sumber dampak kematian massal ikan. Tim juga memberikan rekomendasi agar persoalan itu selesai. Anggota Tim Satgas, Ahmad Jauhari, menjelaskan, berdasarkan monitoring dan penelitian kualitas perairan danau, setidaknya ada tiga dugaan penyebab kematian massal ikan. Pertama, terjadi penurunan suplai oksigen bagi ikan. Kedua, kepadatan ikan yang tinggi, dan ketiga, keramba jaring apung terlalu dangkal, sementara dasar perairan merupakan lumpur. Jauhari melanjutkan, suplai oksigen tersebut menurun karena terjadi upwelling (umbalan) atau pergerakan material di dasar air ke permukaan.
Fenomena upwelling itu disebabkan cuaca ekstrem yang berakibat perbedaan suhu mencolok antara air di permukaan dan di bawahnya. “Jadi, upwelling membawa nutrien dan partikel dari dasar perairan ke permukaan. Inilah yang menyebabkan pasokan oksigen untuk ikan menjadi berkurang. Apalagi, lokasi keramba jaring apung nelayan itu cukup dangkal dan berlumpur,” papar Jauhari. “Selain itu, kami juga melihat ternyata kepadatan ikan dalam keramba jaring apung terlalu tinggi sehingga sangat mengganggu sirkulasi oksigen,” lanjut dia. Tim Satgas merekomendasikan agar masyarakat menghentikan aktivitas di keramba jaring apung untuk sementara waktu, setidaknya selama dua bulan ke depan. Penghentian aktivitas ini demi menunggu recovery perairan agar kondisinya seperti semula. Untuk menghilangkan kebiasaan punahnya ikan ini, Pangeran Sukma Jati memberikan petunjuk yakni harus dilakukan ritual khusus yaitu doa dan ritual ruwat pembersih amarah siluman ikan di Danau Toba. “Ritual ini sebagai simbol bahwa warga pemilik penjaringan ikan tersebut sudah menyesali segala kekeliruan selama ini, juga akan berusaha berubah menjadi lebih baik, lebih bersyukur dan menjaga adat kesopanan di sekitar Danau Toba. Raja siluman ikan akan mau berdamai jika ritual tersebut dilakukan. Dan raja berjanji akan mencabut amarahnya serta membiarkan peternak ikan memperoleh keuntungan yang besar di Danau Toba,” tambahnya. Kepada Posmo dirinya pun berharap, semoga dengan informasi ini membuat evaluasi dan perubahan yang baik bagi kita semua. Terutama warga sekitar Danau Toba. “Aamiin Yaa Robbal’aalamin,” tutupnya sembari mengungkapkan bahwa kejadian itu juga masih ada rangkaian yang erat dengan “murka” penguasa Danau Toba. Seluruh kerajaan-kerajaan gaib di Danau Toba melampiaskan amarahnya. Sehingga peristiwa kapal tenggelam pun terjadi dan memakan korban yang tidak sedikit.
Sumber:
Samberlilin99.blogspot.com
PADEPOKAN INTI SEMESTA
Profile Kami klik di sini
Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut…
www.padepokanintisemesta.com
Email: pangeransukmajati@yahoo.com
IG: @pangeransukmajati
Youtube: Ki Sukma TV
Office:
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir No.40 Rt/Rw 01/01, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: ajna, Batin, cakra, Danau, Gaib, Horor, Ikan, inti, Jati, ketiga, Ki, Konsultasi, mata, Mati, Misteri, padepokan, Pangeran, Paranormal, Placesetan, Puluhan, semesta, Spiritual, Sukma, Supranatural, terawangan, Toba, Ton
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Misteri Ikan Mati di Danau Toba
Memang obat berbahan kimia mampu menghilangkan nyeri dengan cepat. Namun, obat tersebut hanya menekan penyakit tanpa mengobati penyakit sepenuhnya. Justru... selengkapnya
Misteri Kakbah Diterjang Badai Angin Kencang dan Hujan Deras Pertanda Malaikat Turun Memberikan Peringatan Mekkah pada Minggu (19/8/2018) petang atau... selengkapnya
Patut untuk dipahami, sejatinya sawab sebilah pusaka itu sepenuhnya tergantung pada yang memesannya. Keberadaan sang emou saat membabar pusaka terlebih... selengkapnya
Ziarah Makam Pangeran Raja Atas Angin Bag. 2 Di bagian ini Kami kembali mewawancarai Bpk. Ii Prawira Suganda selaku pengurus... selengkapnya
YAYASAN INTI SEMESTA (YASIN) Menerima Titipan Zakat Fitrah, Zakat Maal, Infaq dan Shodaqoh. Salah satu kewajiban setiap muslim adalah mengeluarkan... selengkapnya
Gerak-geriknya yang halus, suaranya yang pelan, wajahnya yang tenang. Siapapun yang memandangnya pasti merasa nyaman dan hatinya bagai tersentuh tangan... selengkapnya
Syarif Hidayatullah adalah putra dari Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alam yang menikah dengan Nyi Mas Rara Santang putri... selengkapnya
KH. Muhammad Kholil dilahirkan pada 11 Jumadil Akhir 1235 H atau 27 Januari 1820 M, di kampung Senenan, Desa Kemayoran... selengkapnya
Nasehat dari Seorang Teman untukKu HIDUP DALAM DUNIA YANG PENUH RASA SYUKUR TERIMA KASIHLAH KEPADA ORANG YANG TELAH MENCELAKAI ANDA... selengkapnya
Era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya... selengkapnya
Ajian untuk meningkatkan perlindungan diri, kekebalan, keselamatan, pagar ghaib, meningkatkan kesadaran spiritualitas dan kesaktian lahir dan bathin. pemilik Ajian ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Siapapun anda yang ingin terjun di dunia spiritual/ supranatural/ paranormal PROFESSIONAL. Setelah belajar di banyak tempat namun belum juga PD… selengkapnya
Rp 16.000.000Mustika Gelang Harimau adalah mustika hasil riyadhoh ilmu hikmah tingkat tinggi. Secara alami memiliki energi ghaib yang kuat, ditambah dengan… selengkapnya
Rp 4.000.000Kehidupan memiliki misteri, ada hal-hal yang berada di luar logika. tidak selamanya pikiran manusia mampu memahami makna dari suatu peristiwa…. selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Pink Ruby hasil ritual pengisian melalui ilmu hikmah dan mantra pengasihan tingkat tinggi. Berfaedah untuk pengasihan umum dan khusus,… selengkapnya
Rp 1.000.000ROGRAM KHUSUS PENGISIAN ILMU GHAIB, PELET DAN KESELAMATAN Bagi anda yang tertarik untuk membentengi diri dengan ilmu gaib/ energi keselamatan… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Ratu Ular adalah Azimat Multifungsi untuk Kekebalan, Pelet, Pengasihan Umum dan Wibawa. Keris Ratu Ular dirituali dengan sangat ketat… selengkapnya
Rp 1.500.000Paket Gemblengan Keilmuan Praktisi 1 adalah paket keilmuan berisi 3 ilmu unggulan yang sudah teruji keberhasilan dan manfaatnya. Paket ini… selengkapnya
Rp 5.000.000MUSTIKA BATU COMBONG untuk Pengasihan Tingkat Tinggi Daya Gaib alami akan memancar kuat dan beraura luar biasa. Ditambah power melalui… selengkapnya
Rp 900.000Minyak Pelet Ampuh Mani Gajah Khusus Anda yang ingin memiliki kekasih/ pacar/ ingin segera Menikah. sekian lama PDKT sama seseorang… selengkapnya
Rp 1.000.000








Saat ini belum tersedia komentar.