● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Kisah Tiga Santri Sunan Kudus Menjalankan Tugas Dakwah
Kisah Tiga Santri Sunan Kudus Menjalankan Tugas Dakwah
Membangun Pemukiman Islam di Hutan
Setelah kesultanan Demak Bintoro mengalami kejayaan, maka Sunan Kudus bebas melakukan dakwah di daerahnya. Dakwahnya bukan lagi sembunyi-sembunyi atau menggunakan siasat. Tapi sudah terang-terangan. Sebab penduduk di Kudus kota sudah masuk Islam semua. Tinggal di daerah pedesaan dan sekitar hutan yang belum memeluk agama Islam. Sunan Kudus meskipun usianya sudah lanjut, tapi tetap terus menerus berdakwah dan dibantu oleh santrinya penyebaran agama di pelsosok-pelosok Desa sekitar kawasan Kudus. Waktu itu Sunan Kudus mengutus 3 orang santrinya yang telah memiliki kedalaman ilmu agama yang cukup tinggi untuk berdakwah di daerah tersebut yaitu Muhammad Jaelan, Abdullah Mufakkatan dan Raden Jolodoro putra Sunan Muria.
Harapan Sunan Kudus nantinya penyebaran agama Islam pun dilakukan bkan hanya di sekitar kediaman Sunan Kudus, melainkan mulai memasuki daerah pedalaman yang selama ini sulit dijangkau. Ketiga santri tersebut sepakat model dakwahnya menggunakan pendekatan budaya dan seni serta menghormati adat istiadat masyarakat setempat. Tidak menggunakan kekerasan dan senjata. Mereka bertiga oleh Sunan Kudus diperintahkan ke arah barat dari Pusat Kudus. Tiga orang santri tersebut disertai santri-santri lainnya. Karena nantinya akan membentuk sebuah perkampungan desa sebagai pusat dakwah.
Rombongan santri dengan tiga orang pimpinan melewati hutan keluar hutan. Hingga mereka pun akhirnya sampai di sebuah hutan yang cukup lebat untuk istirahat. Karena tidak menggunakan alat transportasi seperti kuda, melainkan jalan kaki. Abdullah selaku pimpinan rombongan santri meminta kepada seluruh santri untuk beristirahat untuk melepaskan lelah dan menjalankan kewajiban sholat. Kemudian Abdullah, Muhammad Jaelani dan Raden Jolodoro mencari tempat untuk ibadah dan memohon petunjuk dari Allah di tengah-tengah hutan yang agak gelap. Karena sinar matahari tidak mampu menembus lebatnya daun. Daam doanya Allah memberikan petunjuk kalau di hutan tersebut harus dijadikan pemukiman dan lahan pertanian. Keesokan harinya mereka bertiga mengadakan pertemuan untuk membahas tentang petunjuk yang telah diterima. Setelah adanya mufakat maka pada hari yang telah disepakati. Kemudian pembabatan hutan pun dimulai dan Muhammad Jaelani yang diminta untuk memimpin para santri membabat hutan. Sedangkan Abdullah dan Raden Jolodoro pun ikut membantu dengan giat dan dengan bergotong royong. Tidak lama kemudian hutan yang tadinya lebat telah dibabat dan diatur untuk pemukiman dan lahan pertanian.
Keesokan harinya merek bertiga mengadakan pertemuan untuk membahas tentang petunjuk yang telah diterima. Setalh adanya mufakat maka pada hari yang telah disepakati. Kemudian pembabatan hutan pun dimulai dan Muhammad Jaelani yang diminta untuk memimpin para santri membabat hutan, sedangkan Abdullah dan Raden Jolodoro punikut membantu dengan giat dan dengan bergotong royong. Tidak lama kemudian hutan yang tadinya lebat telah dibabat dan diatur untuk pemukiman dan lahan pertanian. Saat melakukan pembabatan ditemukan pohon yang harum baunya. Yaitu pohon Garu dari situlah akhirnya pemukiman yang ditempati dinamakan desa Garung. Seluruh rombongan mendapatkan tanah sesuai dengan kerja kerasnya membabat hutan. Pembagian pun dibagi secara adil kepada semua warga yang ikut serta dalam membangun perkampungan. Abdullah sebagai pimpinan pun segera memanggil Muhammad Jaelani dan Raden Jolodoro untuk membahas rencana ke depan pemukiman yang baru dibangun tersebut. Mereka bertiga berdiskusi tentang tugas dakwah dengan membangun pusat studi Islam dan membangun masjid sebagai sarana dakwah dan mengajarkan ilmu keagamaan pada para penduduk. Tidak lama kemudian dibangunlah masjid terbuat dari kayu.
Hari berganti bulan, bulan berganti Tahun dan perkampungan baru semakn ramai. Muhammad Jailany meminta pada Abdullah untuk mendirikan pasar sebagai pusat perekonomian dan sebagai sarana untuk bisa berhubungan dengan Kadipaten Kudus. Selain itu, diminta untuk sowan ke Kudus guna memberitahukan tentang berdirinya pemukiman yang didirikan santri-santri Sunan Kudus.Abdullah pun menuetujui apa yang dicita-citakan oleh Muhammad Jailani. Lalu Abdullah berangkat diikuti beberapa santri untuk menghadap Kanjeng Sunan Kudus. Sesampainya di Kudus Abdullah pun segera menghadap dan melaporkan seluruh hal yang terjadi dari awal sampai akhir. Dan Sunan Kudus pun memerintahkan Panembahan Kudus selaku puntranya untuk tururt serta melihat desa Garung yang telah ramai. Setelah beberapa lama kemudian tempat tersebut pun maju dengan adanya pasar dan pengakuan dari Kudus. Kegiatan warga pun semakin terarah dengan bertani berdagang dengan berdasarkan ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh ketiga pimpinan mereka. Masyarakat hidup rukun damai dan sejahtera. Kehidupan beragama dan saling bertoleransi dengan umat lain pun di galakkan.
Berbagai disiplin ilmu diajarkan oleh ketiga Santri Sunan Kudus. Baik ilmu agama sosial seni budaya, perdagangan, pertanian serta keprajuritan. Pada masa itu banyak dari pemuda warga Garung menjadi pedagang, petani,seniman, serta prajurit di Kadipaten Kudus serta Jipang Panolan, Muhammad Jailani, Abdullah dan Raden Jolodoro kemudian hari mendapat gelar dari masyarakat dengan sebutan Kiai. Tiga Kiai tersebut terus menerus menyebar agama Islam dan membimbing masyarakat di desa Garung dan sekitarnya hingga akhir masa Kesultanan Demak Bintoro.
Pusat Dakwah
Masa awal terbentuknya pemukiman Abdullah mendapat julukan Mbah Dul Mufakattan, karena sifat beliau yang mengedepankan asas Musyawarah untuk mencari mufakat dalam berbagi urusan. Seumur hidup tinggal di desa Garung hingga meninggal dunia. Makam beliau bertiga dimakamkan di desa Garung Lor Kecamatan kaliwungu Kudus dan masih dikeramatkan oleh warga sekitar. Bahkan di makam Kyai Jolodoro yang berada di dusun Tersono desa Garung Lor setiap tahunnya diadakan upacara ganti Luwur. Jasa beliau bertiga sangatlah besar dalam perkembangan Islam untuk membantu perjuangan Kanjeng Sunan Kudus.
Kini desa Garung yang sekarang telah dibagi menjadi dua kelurahan atau desa. Yaitu desa Garung Lor dan desa Garung Kidul dan terdiri dari beberapa padukuhan sesuai dengan perkembangan sejarah dan pemukiman setelah kepemimpinan tiga tokoh pertama dan Islam pun semakin berkembang. Tempat pendidikan pun semakin banyak hingga saat ini. Lokasinya terletak diantara dua jalan utama menuju kota Jepara. Di sebelah selatan jalan begitu hijaunya dengan area persawahan dan di sebelah utara pemukiman penduduk yang tertata dengan rapi dengan jalan-jalan yang sudah beraspal.
PADEPOKAN INTI SEMESTA
Profile Kami klik di sini
Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut…
www.padepokanintisemesta.com
Email: pangeransukmajati@yahoo.com
IG: @pangeransukmajati
Youtube: Ki Sukma TV
Office:
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir No.40 Rt/Rw 01/01, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Bandung, Cimahi, Hikmah, Horor, ilmu, inti, Jakarta, Jasa, Jati, Jejak, Ki, Kisah, Komedi, Konsultasi, Kudus, padepokan, Pangeran, Paranormal, pelet, Prediksi, Santri, semesta, Songo, Spiritual, Sukma, Sunan, Supranatural, terawangan, Tiga, wali
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Kisah Tiga Santri Sunan Kudus Menjalankan Tugas Dakwah
Syeikh Abdul Qodir Jaelani Dihormati Raja Jin dan Rakyatnya Syekh Abdul Qodir Jaelani adalah Abu Shalih Sayyidi Abdul Qadir bin... selengkapnya
Ilmu pengobatan tradisional Cina percaya kalau kacang hijau bisa melepaskan panas dan racun dari dalam tubuh. Karena itulah, sari kacang... selengkapnya
Tokoh Tarekat Syadziliyah Kelahiran Spanyol Syekh Muhammad Ibnu Abbad Syekh Muhammad Ibnu Abbad (1332-1390) adalah seorang tokoh sufi Tarekat Syadziliyah... selengkapnya
Peristiwa naas yang menimpa Putu Nadiasa ini mengingatkan kejadian serupa yang menimpa I Komang Ngurah Trisna Para Merta, Anak baru... selengkapnya
Menerawang Pancaran Aura Syahrini dan Reino Usai Pernikahan Aura Istimewa Mereka Memicu “Godaan” Awal Pernikahan Reino Barack dan Syahrini telah... selengkapnya
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Karangasem, IB Ketut Arimbawa membenarkan bahwa status Gunung Agung ditingkatkan dari Level I (Normal) menjadi level... selengkapnya
Masker adalah cara yang paling efektif dalam menjaga kesegaran kulit wajahsehingga kita tak harus repot-repot menggunakan berbagai macam kosmetik, yang... selengkapnya
Beliau juga salah seorang yang diberi tahu tentang berbagai perkara gaib dan dianugerahkan berbagai perkara supranatural. Para ulama sepakat untuk... selengkapnya
Salah satu cara mencegah serangan kanker payudara adalah dengan makan makanan sehat. Beberapa makanan dipercaya bisa menjauhkan kanker payudara dari... selengkapnya
Banyak orang yang tidak tahu akan manfaat dari energi kundalini yang mereka miliki. Padahal manfaat dari energi kundalini sangat banyak... selengkapnya
ROGRAM KHUSUS PENGISIAN ILMU GHAIB, PELET DAN KESELAMATAN Bagi anda yang tertarik untuk membentengi diri dengan ilmu gaib/ energi keselamatan… selengkapnya
Rp 2.500.000Khusus bagi Anda yang ingin memiliki pegangan azimat dalam bentuk Cincin, Liontine, Keris, Wafak, Minyak, Asma’ dan Saputangan. atau ingin… selengkapnya
Rp 1.500.000Ritual Ruwat Jodoh dan Pemutusan Karma Buruk Ritual ruwat diri, ruwat tubuh fisik dan tubuh spiritual. PUTUSKAN karma Buruk tersebut… selengkapnya
Rp 1.600.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Mustika Green Calchedony adalah mustika Hasil riyadhoh dengan ilmu Hikmah tingkat tinggi dan Amalan Sholawat Syifa. Mustika ini memiliki energi… selengkapnya
Rp 1.500.000Semar Kuning merupakan Ilmu Pelet dan Pengasihan Tingat Tinggi Kuno dan Hampir Punah. Dikenal sejak dahulu kala, di dalam mitologi… selengkapnya
Rp 2.500.000Azimat Pelaris untuk Pelarisan Dagangan, Jualan, Usaha Produk dan Jasa Berjualan adalah salah satu cara mengais rezeki, dan tergolong jenis… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika kepompong wesi kuning adalah mustika yang termasuk dari jenis Pusaka Wesi Kuning yang tersohor di Nusantara. Wesi Kuning sendiri… selengkapnya
Rp 2.000.000Mustika Ilmu Laduni adalah mustika hasil ritual dan riyadoh dengan lmu hikmah tingkat tinggi khususnya ilmu laduni. Mustika ini secara… selengkapnya
Rp 1.000.000Cincin Giok Kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik dengan tampilan menarik dan trendy sehingga cocok dipakai siapapun. Giok… selengkapnya
Rp 300.000








Saat ini belum tersedia komentar.