● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Menapaki Jalan Batin Beratnya Mendapatkan Hakikat
Khasanah Batin adalah khasanah hati. Perasaan dalam hati. Sesuatu yang menyangkut hati, berarti menyangkut jiwa. Alam kejiwaan atau batin, ranahnya gaib, dalam hal ilmu menyangkut hakikat.
Untuk menapaki batin, jalannya menghidupkan hati dan pikiran. Yaitu hati dan pikiran menuju satu, yaitu Allah. Tidak serong atau condong, apalagi mengembara kemana-mana. Untuk mendapatkan amalan batin (hakikat) tidaklah gampang, susahnya bukan main. Maka harus diusahakan. Harus dilatih, harus dirubah. Bila tak merubah diri, maka tidak akan berubah selamanya.
Allah berfirman dalam surat Ar-Ra’ad ayat 11 yang terjemahannya: Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah apa yang ada pada kaum itu, hinggalah mereka mengubah apa yang ada dalam diri mereka (hati mereka). Kalau hati kita jahat, Allah tidak akan membantu kita dalam berbagai hal. Kalau hati kita rosak Allah sama sekali tidak akan memandang kita. Begitulah keutamaan amalan batin. Tiap umat islam wajib melakukannya. Kalau kita lalai artinya sepanjang hidup kita berada dalam dosa. Dosa batin yang tidak kita sadari. Marilah kita bersihkan dosa lahir dan dosa batin kita. Mari kita bermujahadah untuk itu.
Allah SWT berfirman dalam Alquran yang artinya: “Dan mereka yang bermujahadah dalam jalan Kami, Niscaya kami tunjukkan jalan-jalan kami itu. Sesungguhnya Allah beserta dengan orang yang berbuat baik” (Al-Ankabut: 69).
Mengapa Allah menyerukan agar kita berdoa, memohon pertolonganNya? karena mendapatkan jalan batin itu amat susah. Diantara tanda susahnya ialah besarnya angan-angan kita yang mengembara kemana-mana. Ketika kita shalat, secara lahir kita berdiri, rukuk dan sujud dengan mulut memuji dan berdoa pada Allah, tetapi kemanakah hati kita (ingatan dan fikiran)? Apakah juga menghadap Allah, khusyuk dan tawadduk serta rasa rendah dan hina diri dengan penuh pengabdian dan harapan serta malu dan takut kepada Allah SWT? Ataukah hati terbang menerawang kemana-mana tidak menghiraukan Allah yang maha perkasa yang sedang disembah! Begitu juga ketika sedang membaca Al-quran, bertahlil, zikir, dan wirid, bershalawat dan bertakbir, bertasbih dan bertahmid adakah roh kita turut menghayatinya? atau waktu itu roh sedang merasakan satu perasaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan amalan lahir yang sedang dilakukan?
Pertanyaan yang lain, pernahkah kita merasa indah bila sendirian di tempat sunyi karena mengingat Allah dan menumpukan perhatian sepenuhnya pada-Nya, merasa rendah dan hina diri, menyesali dosa dan kelalaian, mengingatinya sambil berniat dengan sungguh-sungguh untuk memperbanyak amal bakti padaNya? Kalau ada orang islam yang sakit menderita atau miskin, adakah hati kita merasa belas kasihan untuk membantu atau menolong, mendoakan dari jauh agar dia selamat?
Pernahkah pula kita menghitung dosa-dosa lahir dan batin sambil menangis karena istighfar kita terlalu sedikit dibandingkan dengan dosa kita yang menyebabkan kita nanti jadi bahan bakar api neraka? Selalukah hati kita senantiasa ingat pada mati yang boleh saja mendatangi kita sebentar lagi, sebab memang Tuhan dapat berbuat begitu. Kalaupun kita belum dimatikan, artinya Tuhan menginginkan kita mencoba lagi untuk mencari jalan mendekatkan diri pada-Nya?
Pernahkah kita menghitung berapa banyak harta kita, uang kita, rumah kita, kendaraan kita, perabot rumah kita, pakaian kita, makanan kita dan simpanan kita yang lebih dari keperluan kita walaupun diperoleh dengan cara yang halal? Semua itu akan diperkirakan, dihisab dan ditanya, dicerca dan dihina oleh Allah di padang mahsyar nanti karena kita membesarkan dunia dan mengecilkan akhirat. Pernahkah kita renungkan orang-orang yang pernah kita perlakukan secara kasar, kita umpat, kita tipu, kita fitnah, kita hina dan kita aniaya. Baik mereka itu adalah suami kita, isteri kita, ibu bapak kita, kaum kerabat kita, sahabat kita, tetangga kita atau siapa saja.
Sudahkah kita meminta maaf dan membersihkan dosa dengan manusia di dunia tanpa menunggu tibanya hari yang dahsyat (hari kiamat)? Apabila Allah memberikan rasa sakit pada kita atau pada orang lain yang kita kasihi (apapun jenis penyakit itu), dapatkah kita tenangkan hati dengan rasa kesabaran dan kesadaran bahwa sakit adalah kifarah (pengampunan) dosa atau sebagai peningkatan derajat dan pangkat di sisi Allah SWT?
Ketika menerima takdir atau rezeki yang tidak sesuai dengan kehendak kita, dapatkah kita merasa ridha, karena itulah satu pemberian Allah yang sesuai untuk kita? Di saat sesuatu yang kita inginkan dan cita-citakan tidak kita peroleh, dapatkah kita tenangkan perasaan kita dengan rasa insaf akan kelemahan dan kekurangan diri sebagai hamba Allah yang hina dina, yang menggantungkan hidup mati dan rezeki sepenuhnya pada Allah?
Di waktu mendapat nikmat, terasakah di hati bahwa itu adalah sebagai pemberian Allah lalu timbul rasa terima kasih (syukur) pada Allah dan rasa takut kalau-kalau nikmat itu tidak dapat digunakan karena Allah dan berniat sungguh-sungguh untuk menggunakan nikmat itu hanya untuk Allah?
Kalau kita miskin dapatkah kita merasa bahagia dengan kemiskinan itu dan merasa lega karena tidak perlu lagi mengurus nikmat Allah? Adakah kita merasa bahwa kemiskinan itu menyebabkan kita tidak perlu lagi mengadu dan meminta pada manusia kecuali pada Allah?
Kalau kita diturunkan dari jabatan atau kekayaan kita hilang, ridhakah kita dari rasa kecewa dan putus asa karena merasakan pemberian jabatan dan penurunannya adalah ketentuan Allah? Sebab itu kita merasa ridha.
Begitu juga kalau orang menipu, menganiaya dan mencuri harta kita, mampukah kita relakan saja atas dasar kita ingin mendapat pahala karena menanggung kerugian itu?
Kalau ada orang mencerca kita bisakah hati kita merasa senang dan tenang, lalu kita bersikap diam tanpa sakit, susah hati dan dendam. Bahkan kita memaafkan orang itu sambil mendoakan kebaikan untuknya sebab kita merasa bahwa ia telah memberi pahala pada kita melalui cercaannya itu?
Susah untuk memberi jawaban pada semua persoalan-persoalan yang telah diajukan di atas karena memang susah untuk melakukan amalan-amalan batin, teramat sulit dan rumit. itulah sebabnya banyak orang yang tidak melihat dan tidak memperdulikannya. Namun, bagi mereka yang betul-betul mau mendekatkan diri pada Allah , disitulah titik tumpuan perhatian dan minatnya. Dia akan berusaha tanpa jemu untuk melakukan amalan-amalan batin dan menyuburkannya sepanjang masa dengan cara melawan hawa nafsu (Mujahadatun Nafsi). Dia akan mendidik hatinya itu supaya biasa dan suka dengan amalan bathin. Bahkan dia sanggup berkorban (Mujahadah) untuk itu.
Sumber: Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Agama, Asihan, Bandung, Banten, Batin, dennycagurtv, hakikat, Horor, ilmubatin, Jakarta, Jalan, Jati, kisukma, Konsultasi, ma'rifat, marshel, menapaki, mistis, mpokalfa, Pangeran, Paranormal, pelet, pesugihan, Placesetan, sobat, Spiritual, Sukma, Supranatural, syareat, Tarekat, trans7
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Menapaki Jalan Batin Beratnya Mendapatkan Hakikat
Nama Asli Dikabarkan bahwa, nama asli Kyai Gede adalah Abdul Qadir Assegaf, beliau berasal dari Demak, Jawa Tengah. Karena kesalahannya,... selengkapnya
Tidak seperti di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, makam orang-orang suci yaitu, para wali begitu terawat. Namun di Yaman yang... selengkapnya
Memang obat berbahan kimia mampu menghilangkan nyeri dengan cepat. Namun, obat tersebut hanya menekan penyakit tanpa mengobati penyakit sepenuhnya. Justru... selengkapnya
Semasa kerajaan Majapahit, Singasari masibberada satu pusaka yang menjadi piandel para petinggi dikedua kerajaan yang berada di Jatim itu, (Trowulan,... selengkapnya
Pengajian & Tawassul Rutin Malam Jum’at di Markas Padepokan Inti Semesta. Berikut agenda rutinan majlis 1. Tawassul, Dzikir dan Sholawat... selengkapnya
Syarif Hidayatullah adalah putra dari Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alam yang menikah dengan Nyi Mas Rara Santang putri... selengkapnya
Dari Wacana Pemindahan Ibu Kota Indonesia Syech Subakir : Nusantara Dikelilingi Energi Negatif Wacana pemindahan ibu kota kembali mengemuka selepas... selengkapnya
Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik – Pasti kita tahu tanaman seledri, karena tanaman ini sering... selengkapnya
Datuk Sanggul hidup sekitar abad ke-18 M, saruzaman dengan Syekh Maulana Muhammad Arsyad al-Banjari, yang terkenal dengan sebutan Datuk Kalampayan,... selengkapnya
SILSILAH KERAJAAN PAJAJARAN Pakuan Pajajaran atau Pakuan (Pakwan) atau Pajajaran adalah ibu kota (Dayeuh dalam Bahasa Sunda Kuno) Kerajaan Sunda... selengkapnya
Azimat Kebal Keris Kyai Abang sebagai sarana untuk keselamatan lahir dan bathin. Azimat ini merupakan Azimat yang sudah langka dan… selengkapnya
Rp 1.500.000Semar Kuning merupakan Ilmu Pelet dan Pengasihan Tingat Tinggi Kuno dan Hampir Punah. Dikenal sejak dahulu kala, di dalam mitologi… selengkapnya
Rp 2.500.000Mustika Selendang Mayang adalah Mustika yang sudah langka dan jarang ditemui. Mustika ini masyhur karena khasiatnya yang sangat ampuh dalam… selengkapnya
Rp 1.000.000Cemeti Ali merupakan sebuah piranti perisai diri yang sangat kuat dalam memberikan perlindungan mutlak lahir batin bagi pemiliknya. Secara alami… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Gemblengan Ilmu Komunikasi Ghaib & Telepati Ilmu Komunikasi Ghaib adalah ilmu Hikmah tingkat tinggi yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan Mahluk… selengkapnya
Rp 4.000.000Mustika Natural Blue Ruby Mustika Ruby berwarna biru yang menarik cocok dipakai sehari-hari untuk menyempurnakan penampilan Anda. Mustika ini pun… selengkapnya
Rp 1.500.000Keris Ratu Ular adalah Azimat Multifungsi untuk Kekebalan, Pelet, Pengasihan Umum dan Wibawa. Keris Ratu Ular dirituali dengan sangat ketat… selengkapnya
Rp 1.500.000Khusus untuk anda yang sering disakiti, sering tertolak cinta dan sulit mendapat pasangan. ini ada sarana ilmu pelet tingkat tinggi…. selengkapnya
Rp 3.000.000Azimat Kulit Macan Mahkota Sulaiman Azimat Kulit Macan sudah Masyhur di kalangan Spiritualis dan Penggemar ilmu Ghaib. Kulit Macan yang… selengkapnya
Rp 1.500.000








Saat ini belum tersedia komentar.