● online
- Minyak Asihan & Pelaris Super Bulu Perindu....
- Pengisian Khodam Kemakmuran....
- Mantra Pelet Ampuh Semar Mesem....
- Mustika Green Calchedony....
- Pengisian Khodam Eyang Sapujagat....
- Mustika Kantong Macan Asli Power Istimewa....
- Ruwat Jodoh dan Pemutusan Karma Buruk....
- Cincin Giok Kesehatan Berenergi Reiki....
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Kisah Syekh Asnawi (Caringin) Bin Abdurrahman Al-Bantani
Riyadhoh ditemani Arwah sang Syekh
Banten terkenal dengan sebutan kota Santri, karena dari daerah inilah banyak melahirkan ulama-ulama besar, para Syekh dan pendekar sakti. Bisa dilihat dari segi sejarah dan tempat pemakaman para Syekh yang tersohor ilmunya, hampir diseluruh peloksok daerah Banten dari kota hingga pedesaan terdapat makam para Syekh/ ulama yang menyebarkan ajaran islam. Untuk menghormati dan mengenang perjuangannya makam para ulama biasanya dibuatkan bangunan khusus. Makam para ulama oleh masyarakat biasanya dikeramatkan dan dianggap suci, bahkan makamnya selalu ramai dikunjungi oleh peziarah untuk mendoakan arwahnya.
Salah satu makam yang banyak dikunjungi adalah makam Syekh Asnawi Bin Abdurrahman. Tempatnya berada di tepi pantai kampung Caringin, Kecamatan Labuan, Pandeglang Banten. KH. Asnawi yang orang kampung biasa memanggil dengan sebutan “Mama Asnawi” begitu dikeramatkan. Orang yang berziarah memiliki tujuan yang berbeda. Namun intinya sama, yaitu mengambil berkah dari Almarhum. Seperti kelancaran rezeki, bisnis, kehrmonisan rumah tangga, ilmu hikmah, kesaktian, dan lainnya. Banyak pengalaman yang didapat para peziarah, ada yang ditemani beliau saat riyadhoh, ada yang diberi kelancaran rezeki, dan lain-lain.
Syekh Asnawi Bin Abdurrahman, pada masa hidupnya adalah salah seorang ulama penyebar ajaran agama islam. Kealimannya, ketinggian tauhidnya menjadikan beliau keramat, sakti mandraguna, pendekar berbudi bawa leksana.
KH. Asnawi lahir di kampung Caringin sekitar tahun 1850 M, ayah beliau bernama Abdurrahman dan ibunya bernama Ratu Sabi’ah dan merupakan keturunan ke -17 dari Sultan Ageng Mataram. Sejak umur 9 tahun, ayahnya mengirim Asnawi kecil ke Mekkah untuk memperdalam agama islam. Di Mekkah beliau belajar dengan ulama kelahiran Banten yang telah termasyhur namanya bernama Syekh Nawawi Al-Bantani. Kecerdasan yang dimiliki beliau menjadikan mudah menyerap berbagai ilmu yang telah diberikan gurunya. Setelah beberapa tahun dan dirasa cukup lama menimba ilmu dari gurunya maka Syekh Nawawi Tanara Banten menyuruh muridnya Asnawi untuk pulang ke tanah air untuk mensyiarkan agama Allah.
Sekembalinya dari Mekkah KH. Asnawi mulai melakukan dakwah ke berbagai daerah. Ketinggian ilmu yang dimiliki menjadikan nama Syekh Asnawi ramai dikenal orang dan menjadi sosok ulama yang menjadi panutan masyarakat Banten. Situasi tanah air yang masih dikuasai penjajah Belanda dan rusaknya moral masyarakat pada waktu itu, membuat Syekh Asnawi sering mendapat ancaman dari pihak-pihak yang merasa kebebasannya terusik. Banten yang terkenal dengan Jawara jawaranya yang memiliki ilmu Kanuragan dan dahulu terkenal sangat sadis dapat ditaklukkan berkat kegigihan dan perjuangan ulama muda ini. Beliau juga terkenal sebagai Ulama dan Jawara yang sakti, sangat disegani oleh kaum Penjajah Belanda.
Syekh Asnawi dalam melakukan dakwahnya juga mengobarkan semangat Nasionalisme anti penjajah kepada masyarakat hingga akhirnya beliau ditangkap dan ditahan di Tanah Abang, lalu diasingkan ke Cianjur oleh Belanda selama kurang lebih satu tahun dengan tuduhan melakukan pemberontakan kepada pemerintah Hindia Belanda.
Apa yang dilakukan Syeikh Asnawi mendapat dukungan penuh dari rakyat dan para ulama lainnya, seperti para bangsawan dan para Jawara. Semenjak runtuhnya kesultanan Banten, terjadi sejumlah pemberontakan yang sebagian besar dipimpin oleh tokoh-tokoh agama. Seperti, pemberontakan di Pandeglang tahun 1811 yang dipimpin oleh Mas Jakaria, peristiwa Cikande Udik tahun 1845, pemberontakan Wakhia tahun 1850, peristiwa Usup tahun 1851, peristiwa Pungut tahun 1862, kasus kolelet tahun 1866, kasus Jayakusuma tahun 1868 dan yang paling terkenal adalah Geger Cilegon tahun 1888 yang dipimpin oleh KH. Wasid.
Selama di pengasingan Syeikh Asnawi tetap melakukan dakwah mengajarkan Al-quran dan tarekat kepada masyarakat sekitar. Setelah dirasa aman, Syeikh Asnawi kembali ke kampungnya di Caringin untuk melanjutkan perjuangan menyiarkan Islam dengan mendirikan madrasah Masyarikul Anwar dan Masjid Salapiah Caringin. Peristiwa ini berlangsung sekitar tahun 1884 M. Diawali membangun masjid Caringin yang ditandai oleh denah empat persegi panjang, pada keempat sisinya terdapat serambi. Arsitektur masjid dipengaruhi oleh unsur arsitektur lokal, terlihat dari bentuk atapnya dan ditopang oleh arsitektur asing terlihat pada bentuk jendela serta pintu dalam dengan ukuran relatif besar juga pilar-pilar yang mengelilingi masjid.
Menurut cerita bahwa kayu masjid tersebut berasal dari sebuah pohon Kalimantan yang dibawa oleh Syeikh Asnawi ke Caringin. Dahulu pohon tersebut tidak bisa ditebang kalupun bisa ditebang beberapa saat pohon tersebut muncul kembali. Akhirnya Syeikh Asnawi berdoa memohon kepada Allah agar diberi kekuatan, dan akhirnya pohon tersebut dapat ditebang serta kayunya beliau bawa ke Caringin untuk membangun masjid.
Tahun 1937 Syeikh Asnawi berpulang ke Rahmatullah dan meninggalkan 23 anak dari 5 isteri (Hj. Ageng Tuti Halimah, Hj. Sarban, Hj. Syarifah, Nyai Salfah dan Nyai Nafi’ah). Beliau dimakamkan di masjid Salafiah Caringin, hingga kini masjid salafiah caringin dan makom beliau tak pernah sepi dari para peziarah, baik dari sekitar Banten maupun dari berbagai daerah di tanah air.
Banyak pengalaman menarik dari peziarah yang melakukan i’tikaf di masjid dan di makam Syeikh Asnawi. Seperti yang diungkap oleh sejumlah orang jama’ah sewaktu melakukan i’tikaf, yaitu terlihat pancaran cahaya memenuhi ruangan masjid yang berusia hampir 200 tahun tersebut.
Abdul Aziz, seorang pemuda dari Gresik Jawa Timur, pernah Beriyadhoh di makam Syekh Asnawi selama 40 hari. Arwah sang Syeikh kerap menemaninya di waktu malam. Ia tidak sadar bahwa yang menemaninya itu adalah arwah sang Syeikh, sebab tiba-tiba berada di sampingnya. terkadang duduk bersila di belakangnya. “orangnya berkumis dan berjenggot putih”, memakai serban di kepalanya. Gak tahu, tiba-tiba berada di samping Saya. Hampir setiap malam beliau menemani Saya” papar Abdul Aziz.
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Abdurrahman, Asma, asnawi, azmatkhan, Banten, Bin, caringin, Gaib, ilmu, indonesia, inti, Jati, Jawa, jawara, jimat, Karomah, kesultanan, Ki, Kisah, labuan, Makam, mistis, Nusantara, padepokan, Pangeran, para, Placesetan, sakti, semesta, sobat, Sukma, Syekh, wali, wiridan, Ziarah
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Kisah Syekh Asnawi (Caringin) Bin Abdurrahman Al-Bantani
Peria atau pare adalah tumbuhan merambat yang berasal dari wilayah Asia Tropis, terutama daerah India bagian barat, yaitu Assam dan... selengkapnya
Jasad itu dilindungi Allah SWT, kejadian seperti itu sudah sering terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Untuk melihat kealiman si... selengkapnya
Manfaat Seledri Untuk Kesehatan: Mengobati Hipertensi, Sakit mata, dan Rematik – Pasti kita tahu tanaman seledri, karena tanaman ini sering... selengkapnya
Salah satu sifat mukmin yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab adalah tidak melakukan pengobatan dengan kay, yaitu metode... selengkapnya
YAYASAN INTI SEMESTA (YASIN) Bagikan Bantuan Sembako kepada Warga Bandung Barat Terdampak COVID19 saat Bulan Ramadhan 1441 H Kami ucapkan... selengkapnya
Misteri Fenomena Penampakan Saat Erupsi Gunung Agung di Bali Isyarat Erupsi Lebih Dahsyat Dalam lebih dari seminggu terakhir ini, Gunung... selengkapnya
Reiki berasal dari kata dalam bahasa Jepang, yaitu Rei yang berarti Alam Semesta dan Ki yang berarti Energi Kehidupan. Oleh... selengkapnya
Telisik Metafisika Sakralnya Prosesi Jokowi Mantu Bidadari Turun Midodareni, Bung Karno Berikan Restu Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja menikahkan... selengkapnya
YAYASAN INTI SEMESTA (YASIN) Menerima Titipan Zakat Maal, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf. Salah satu kewajiban setiap muslim adalah mengeluarkan zakat.... selengkapnya
Gerak-geriknya yang halus, suaranya yang pelan, wajahnya yang tenang. Siapapun yang memandangnya pasti merasa nyaman dan hatinya bagai tersentuh tangan... selengkapnya
Mustika Green Calchedony adalah mustika Hasil riyadhoh dengan ilmu Hikmah tingkat tinggi dan Amalan Sholawat Syifa. Mustika ini memiliki energi… selengkapnya
Rp 1.500.000Shamballa Multidimensional Healing Suatu Teknik Penyembuhan Holistik dari Era Atlantis Shamballa Multidimensional Healing (SMH) adalah suatu teknik energi esoteris yang… selengkapnya
Rp 3.000.000Ilmu Pelet Kuno Ampuh Tradisi Turun Temurun Ilmu Pelet Si Leugeut Teureup, merupakan ilmu Pelet Kuno yang tergolong Ilmu Pelet… selengkapnya
Rp 2.500.000Keris Ratu Ular adalah Azimat Multifungsi untuk Kekebalan, Pelet, Pengasihan Umum dan Wibawa. Keris Ratu Ular dirituali dengan sangat ketat… selengkapnya
Rp 1.500.000RAJANYA MADU MADUNYA RAJA “Madu Yasin” adalah madu alam yang berkualitas tinggi diambil secara higienis kemudian dilakukan Tirakat/ Riyadoh melalui… selengkapnya
Rp 250.000Susuk Gaib Samber Lilin Susuk Gaib Samber Lilin adalah susuk pengasihan tingkat tinggi karya Pangeran Sukma Jati yang memiliki power… selengkapnya
Rp 2.500.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Pink Ruby hasil ritual pengisian melalui ilmu hikmah dan mantra pengasihan tingkat tinggi. Berfaedah untuk pengasihan umum dan khusus,… selengkapnya
Rp 1.000.000Minyak Hikmah Stanbul 1144 adalah minyak hikmah hasil Riyadhoh (Ritual) bathin dengan ilmu Hikmah Tingkat Tinggi. Berisi 1144 Khodam Panglima… selengkapnya
Rp 900.000








Saat ini belum tersedia komentar.