● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Signal Gaib Fenomena Awan Gelombang Tsunami Makassar
Menangkap Signal Gaib Fenomena Awan Berbentuk Gelombang Tsunami di Makassar
Isyarat Naga Bumi & Langit sedang Redam Bencana Air
Masyarakat di Makassar dibikin heboh gara-gara kemunculan awan berbentuk gelombang tsunami di langit pada Selasa (1/1/2019). Signal apa yang mengisyaratkan fenomena unik ini? Berikut telisik Posmo bersama spiritualis bernama Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati).
Tak sedikit, di berbagai media sosial, fenomena alam kemunculan awan berbentuk gelombang tsunami di Makassar itu masih jadi topik perbincangan, Kamis (3/1/2019). Beberapa warganet membagikan potret penampakan awan berbentuk gelombang tsunami di Makassar. Selasa (1/1/2018), akun Instagram @makassar_info membagikan potret penampakan awan berbentuk gelombang tsunami.
Dalam unggahan tersebut terlihat awan hitam pekat yang menggulung menyerupai gelombang tsunami di sekitar Pantai Losari, Makassar. Selain foto, akun tersebut juga mengunggah sebuah video yang memperlihatkan potret awan berbentuk gelombang tsunami di sekitaran Pantai Losari. Seseorang yang merekam video tersebut mengatakan bahwa orang-orang menyebut awan ini sebagai awan tsunami. Menurut penjelasan BMKG, awan yang menyerupai gelombang tsunami ini disebut dengan awan kumolonimbus. Biasanya, kemunculan awan kumolonimbus disertai dengan hujan deras, petir dan angin yang kencang. BMKG juga mengatakan bahwa awan ‘gelombang tsunami’ atau awan kumolonimbus ini sangat berbahaya. Terutama untuk lalu lintas penerbangan di udara.
Melansir dari Kompas.com, saat awan ‘gelombang tsunami’ itu muncul di langit Kota Makassar, ada lima pesawat yang hendak melakukan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Kelima pesawat itu pun terpaksa berputar-putar di ruang udara Makassar selama 20 menit dan baru bisa mendarat setelah cuaca mulai membaik. Hal itu disampaikan oleh General Manager AirNav Indonesia cabang Makassar Air Traffic Service Centre (MATSC) Novy Pantaryanto. Saat awan kumulonimbus menggulung di langit Kota Makassar, Selasa (1/1/2019) sore, “Ada lima pesawat yang mengalami penundaan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Pesawat itu berputar-putar terlebih dahulu di atas sekitar 15 hingga 20 menit, lalu mendarat setelah cuaca mulai membaik,” ungkap Novy. Karena di dalam gumpalan awan kumolonimbus itu terdapat partikel-partikel petir, es dan lain-lain yang membahayakan penerbangan. Novy juga menyebutkan bahwa awan kumolonimbus ini adalah hal yang paling dihindari para pilot lantaran di dalam awan itu juga terdapat pusaran angin. “Sangat mengerikan itu awan kumolonimbus. Kalau kita liat angin puting beliung, ekor angin itu ada di dalam awan kumolonimbus” jelas Novy. Novy menambahkan jika awan kumolonimbus atau awan ‘gelombang tsunami’ ini juga dapat membekukan mesin pesawat karena di dalamnya banyak terdapat partikel-partikel es. “Awan ini juga dapat membekukan mesin pesawat, karena di dalamnya terdapat banyak partikel-partikel es. Terdapat partikel petir dan sebagainya di dalam awan itu” tandasnya. Karena dianggap membahayakan, Novy mengatakan jika pihaknya telah mempunyai alat khusus yakni radar cuaca pada rute penerbangan. Alat ini bisa melacak cuaca hingga radius 100 kilometer. Oleh karena itu, jika terlihat awan kumolonimbus pada radar, pihaknya dapat langsung menyampaikan hal itu dan pilot akan membelokkan pesawat hingga 15 derajat. Saking bahayanya awan ‘gelombang tsunami’ atau awan kumolonimbus, tidak ada pilot yang berani menembusnya. “Tidak ada pilot yang berani menembus awan kumulonimbus. Jadi kita mempunyai radar cuaca dan berkoordinasi dengan BMKG sehingga data dari BMKG yang diperoleh terkait cuaca buruk akan disampaikan kepada pilot. Jadi cuaca buruk yang terjadi, aman bagi lalu lintas penerbangan,” terangnya. Di akhir, Novy menambahkan awan kumulonimbus berada diketinggian 1.000 hingga 15.000 kaki sehingga penerbangan dengan ketinggian 30.000 hingga 40.000 kaki aman bagi pesawat. “Jadi, lalu lintas penerbangan aman jika ada cuaca buruk yang mengancam,” tambahnya.
Begitulah secara lahiriyah penyebab munculnya awan tsunami, lantas bagaimana pandangan batiniyah menyoal fenomena ini? Dalam keheningan meditasi ilmu terawangan. Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) memperoleh signal gaib dari peristiwa tersebut. “Terlihat sinar menyerupai garis-garis putih pada awan tersebut, awalnya semua tampak tertutup. Namun perlahan-lahan, permukaan awan tersebut tersibak dan menunjukkan sebuah jalan masuk ke dalamnya. Suasana di dalam awan nampak seperti pemandangan langit, biru terang dan luas membentang. Dari kejauhan terdengar suara dengusan mahluk astral dan hawa panas yang menyertai dengusan tersebut. Setelah memperjelas pandangan batin, terlihat di sisi kanan dan kiri ada penampakan sosok Naga. Sebelah kiri terlihat sosok Naga berwarna coklat kemerahan dengan sisik kuning emas, rambut kuning terang dan alis berwarna putih serta kumis berwarna putih, tidak lain ini adalah sosok Naga Bumi,” ungkapnya menjelaskan soal pemandangan gaib yang baru saja dilihatnya sesaat melakoni ritual gaib. Lalu, dalam ‘penglihatan’ lainnya. “Sebelah kanan terlihat sosok Naga berwarna biru dengan sisik kuning emas, rambut merah, alis dan kumis berwarna putih, ini adalah sosok Naga Langit. Kedua Naga ini sedang melakukan penyelarasan dan keseimbangan energi alam dari kedua elemen yaitu Tanah dan Angin. Kedua elemen ini sedang bersinergi karena terpicu oleh elemen air yang sedang bergejolak. Elemen air sedang berusaha menghantam bumi untuk mendinginkan aura panas yang ada, dengan kata lain berpotensi menjadi tsunami. Bertemunya kedua Naga ini adalah untuk terjadinya penyelarasan dari elemen tanah dan angin untuk meredam elemen air agar tidak terjadi tsunami yang berlebihan. Kedua Naga saling melepas energi dengan gerakan yang sangat cepat sehingga menimbulkan gumpalan-gumpalan energi menyerupai awan tsunami,” tambahnya.
Kemunculan awan tsunami ini, menurut Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) merupakan sebuah pertanda bahwa masih ada kemungkinan tsunami terjadi, “Disebabkan karena elemen air yang masih terus terdorong ke daratan dan memiliki energi potensial yang besar. Oleh sebab itu, kedua Naga Bumi dan Langit sedang meredam energi ini, agar alam nusantara kembali seimbang. Kedua Naga ini tergerak karena doa-doa keselamatan dan ritual ruwat para sesepuh nusantara, para kyai, ulama, spiritualis, tokoh-tokoh agama dan Raja – raja nusantara. Jika gejolak elemen air ini tidak terbendung, maka kemungkinan yang akan terjadi adalah bencana air berupa tsunami, banjir, gelombang tinggi, air pasang, angin topan, tornado bahkan longsor. Mengawali 2019 ini semoga bencana-bencana tersebut bisa teredam, marilah bersama-sama berdoa agar semua itu tidak terjadi dan kita diberi keselamatan dan kekuatan oleh Allah SWT. Aamiin,” pungkasnya.
Sumber:
Samberlilin99.blogspot.com
PADEPOKAN INTI SEMESTA
Profile Kami klik di sini
Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut…
www.padepokanintisemesta.com
Email: pangeransukmajati@yahoo.com
IG: @pangeransukmajati
Youtube: Ki Sukma TV
Office:
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir No.40 Rt/Rw 01/01, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: air, ajna, Banjir, Batin, Bencana, cakra, inti, Jati, ketiga, Ki, Korban, Makassar, mata, Musibah, Naga, Nusantara, padepokan, Pangeran, Paranormal, Placesetan, Prediksi, sakti, semesta, Sukma, terawangan, Tsunami
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Signal Gaib Fenomena Awan Gelombang Tsunami Makassar
Tiga Aliran Besar Pencak SIlat di Banten Pencak Silat adalah warisan budaya tak benda milik Indonesia yang sudah ditetapkan oleh... selengkapnya
Kisah Teladan Wali “Petani Shaleh” Kisah Wali Allah, seorang petani shaleh dari negeri Syria. Pada zaman Al-Faqh Al-Muthahhar Muhammad bin... selengkapnya
Telur merupakan salah satu sumber protein yang memiliki rasa khas dan disukai sebagian besar orang. Selain rasanya yang khas, nutrisi... selengkapnya
Beliau lahir di Khurasan, Iran, pada tahun 325H/937 M dalam sebuah keluarga yang sangat taat beragama. Bahkan kedua orang tuanya... selengkapnya
Dari Deteksi Pulung Wahyu Keprabon dalam Pilkada Serentak 2018 Aura Pulung Langit Naungi Pilkada di Jawa Dalam khasanah kejawen dan... selengkapnya
Peluang AHY di Pilpres 2019 AHY Berpeluang Besar Menjadi Pemimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) digadang-gadang bakal menjadi calon presiden atau... selengkapnya
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga Sejak Kamis 13 April lalu, Mbah Fanani sudah... selengkapnya
Latihan Rutin Pencak Silat Terumbu dan Tenaga Dalam Padepokan Inti Semesta Saksikan video siaran langsungnya Klik Di Sini https://www.facebook.com/pangeran.sukmajati/videos/3357373517715769 Punya... selengkapnya
Nama Asli Dikabarkan bahwa, nama asli Kyai Gede adalah Abdul Qadir Assegaf, beliau berasal dari Demak, Jawa Tengah. Karena kesalahannya,... selengkapnya
Pemilu 2019 bakal ramai. Selain pemilu legislative, juga pemilu presiden. Para calon legislative mencari simpati pada masyarakat agar memilihnya. Sementara... selengkapnya
RAJANYA MADU MADUNYA RAJA “Madu Yasin” adalah madu alam yang berkualitas tinggi diambil secara higienis kemudian dilakukan Tirakat/ Riyadoh melalui… selengkapnya
Rp 250.000Azimat Pembungkeman adalah Azimat untuk memBUNGKAM seseorang agar terDIAM , MemBISU , LUPA dan ter”BUTA “kan. Cara kerja azimat ini… selengkapnya
Rp 2.500.000GARAM RUQYAH MANDI Telah dibacakan Ayat Al-quran + Hizib & Doa Garam khusus mandi yang telah dibacakan Ayat Al-quran disertai… selengkapnya
Rp 300.000Mustika kepompong wesi kuning adalah mustika yang termasuk dari jenis Pusaka Wesi Kuning yang tersohor di Nusantara. Wesi Kuning sendiri… selengkapnya
Rp 2.000.000Azimat Kebal Keris Kyai Abang sebagai sarana untuk keselamatan lahir dan bathin. Azimat ini merupakan Azimat yang sudah langka dan… selengkapnya
Rp 1.500.000Pengisian Khodam Eyang Sapujagat Multifungsi, tanpa pantangan, tanpa puasa/ tirakat. instan langsung diisi dan bisa dirasakan keberadaannya. Eyang Sapujagat merupakan… selengkapnya
Rp 1.600.000Gemblengan Ilmu Komunikasi Ghaib & Telepati Ilmu Komunikasi Ghaib adalah ilmu Hikmah tingkat tinggi yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan Mahluk… selengkapnya
Rp 4.000.000Susuk Merah Delima adalah jenis susuk berupa mustika merah delima yang tersohor dan sangat langka. Mustika ini didapat dari alam… selengkapnya
Rp 2.600.000Minyak Asihan & Pelaris Super Bulu Perindu adalah Sarana AMPUH untuk ASIHAN dan PELARIS Penjualan Produk dan Jasa dalam bentuk… selengkapnya
Rp 1.000.000Gelang Giok Kesehatan Berenergi Reiki Giok kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik, berwarna hijau dengan tampilan menarik dan… selengkapnya
Rp 300.000








Saat ini belum tersedia komentar.