● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Keunikan Lima Gender dalam Tradisi Masyarakat Bugis ‘Bissu’ Emban Tugas Suci Dewata
Keunikan Lima Gender dalam Tradisi Masyarakat Bugis
‘Bissu’ Emban Tugas Suci Dewata
Hilir mudik isu keberagaman gender dan seksualitas di Indonesia. serupa bola panas, kasus ini selalu memicu respons dari banyak pihak. Belakangan, fenomena LGBT adalah yang paling senter terdengar di permukaan. Namun kali ini ada yang lebih menarik, yakni lima gender dalam masyarakat Bugis.
Umumnya, kita tahu bahwa jenis kelaminmanusia dibedakan menjadi dua, yaitu pria dan wanita. Di Indonesia kita terbiasa dengan toilet yang dipisahkan antara toilet pria atau toilet wanita. Atau di kolom jenis kelamin di hampir setiap setiap formulir yang beredar di Indonesia hanya ada dua pilihan, pria atau wanita. Meskipun demikian, ada banyak orang yang unik di dunia ini. Misalnya, sekelompok orang dengan identitas gender lebih dari dua. Bahkan tidak masuk klasifikasi pria maupun wanita.
Isu keberagaman gender ini langsung menyeruak menjadi topic panas di Melbourne setelah ada pemutaran film dengan tema utama Calalai – In Betweens di kantor Konsulat Jenderal RI di Melbourne, hari Senin Malam (11/09). Film dokumenter berdurasi kurang dari satu jam ini menceritakan kisah para Bissu, tokoh spiritual yang kerap memimpin upacara dan ritual adat dalam masyarakat Bugis.
Bissu adalah satu dari lima gender yang diakui oleh masyarakat Bugis. Selain itu ada Calabai atau laki-laki yang memiliki peran dan penampilan seperti perempuan. Ada Calalai, yang lahir perempuan tetapi mengambil peran dan fungsi sebagai laki-laki. Dari data yang berhasil dikumpulkan, bagi masyarakat bugis Calabai adalah sebutan bagilaki-laki yang memiliki tabiat menyerupai perempuan. Calabi tak sepenuhnya bisa diterima dengan baik di tengah masyarakat.
Dalam buku berjudul Calabai, karya Pepi Al-Bayqunie yang menceritakan tentang Puang Matoa Saidi. Seorang laki-laki gemulai, pemimpin komunitas Bissu di Sulawesi. Layaknya kebanyakan orang di luar sana, Saidi terlahir deengan kelamin laki-laki. Namun, tabiatnya sungguh menyerupai perempuan.
Takdir hidup yang menggiringnya sebagai calabai bukanlah sebuah berkah di masa kecil. Bahkan dalam usia yang masih belia, Saidi harus menanggung beban yang begitu besar. Terlbih lagi ketika ayahnya, Puang Baso marah dan menolak saat mengetahui tabiat Puang Matoa Saidi. Ternyata anak laki-laki satu-satunya dalam keluarga itu, adalah seorang perempuan yang bersemayam dalam tubuh laki-laki.
Kesaktian Pemangku Adat
Dalam buku tersebut dijelaskan dengan gamblang mengenai kisah perjalanan hidup seorang calabai yang ditunjuk dewata demi mengemban tugas suci sebagai bissu tertinggi. Bahkan ada juga yang mengatakan bahwa mereka para Bissu adalah para pemangku adat yang memiliki kesaktian berupa ilmu kebal terhadap benda tajam.
Di tengah masyarakat bugis, mereka yang terlahir sebagai calabi, berpeluang besar sebagai Bissu, ahli waris adat dan tradisi luhur suku Bugis yang dipercaya menjadi penghubung antara alam manusia dan alam dewata. Bissu adalah pemuka spiritual yang telah melampaui sifat laki-laki dan perempuan di dalam dirinya. Mereka adalah para pengemban tugas sebagai penjaga keseimbangan alam.
Tak semua orang mengenal pendeta agama Bugis kuno ini. Di zaman pra islam, Bissu memiliki peranan istimewa karena merupakan operator komunikasi antara alam manusia dan dewata. Oleh karena itu, Bissu harus terjaga dari hal-hal yang bersifat duniawi. Mereka biasanya memimpin sejumlah ritual adat seperti upacara pelantikan raja, kelahiran, kematian, dan pertanian.
Para Bissu juga terbiasa memainkan tarian manggirik, sebuah tarian fenomenal dalam dunia kebissuan. Serupa orang kesurupan, mereka mempertontonkan atraksi kebal dengan menusukkan keris ke tubuhnya. Tak hanya mahir menari, bissu tertinggi seperti Puang Matoa Saidi juga fasih membaca sureq I La Galigo, sebuah epik mitos penciptaan dari peradaban Bugis, bentuknya berupa kitab yang berisi puisi bahasa Bugis dan ditulis dalam huruf Lontar Kuno.
Keberadaannya Makin Tergerus Zaman
Hingga saat ini, komunitas bissu di Sulawesi masih tetap bertahan, meski jumlahnya kian menyusut tergerus zaman. Keberadaan mereka tak lagi diistimewakan seperti dulu. Tak banyak lagi masyarakat lokal yang mau memesan mereka dalam ritual-ritual adat.
Dalam kehidupan modern, peranan bissu mulai ditinggalkan. Mereka tidak lagi menetap di kerajaan, melainkan berkumpul dengan masyarakat sekitar. Bahkan, dalam satu publikasi sejarah, pemberontakan DI/ TII yang dipimpin Kahar Mudzakkar, membuat banyak bissu kala itu dibunuh serta dipaksa untuk menjadi laki-laki sejati sesuai ajaran agama.
Sangat disayangkan jika komunitas para bissu ini tak segera diselamatkan. Setidaknya pemerintah harus memberikan perhatian khusus demi menjaga regenerasi dan kepemimpinan baru para bissu di masa mendatang. Mereka semestinya diberikan ruang ekspresi tersendiri untuk hidup karena merupakan bagian dari budaya yang telah diwariskan selama bertahun-tahun.
Dari sisi potensi, peranan bissu dalam sejumlah upacara adat dapat dijadikan magnet yang kelak menarik banyak wisatawan untuk berdatangan. Pemahaman mereka tentang literatur-literatur Bugis kuno juga bisa didayagunakan sebagai media edukasi dan pembelajaran bagi generasi millenial. Di tengah kekhawatiran klaim budaya oleh negara lain, setidaknya bissu menjadi catatan khusus bagi pemerintah sebagai warisan budaya asli Indonesia.
Pada abad kekinian, komunitas bissu dan pemerintah haruslah berjalan beriringan dalam pengembangan sektor budaya, pariwisata bahkan pendidikan. Sebab sejak dulu, keberadaan bissu di Sulawesi laksana pupuk yang menggemburkan kehidupan dengan nilai-nilai kebudayaan. Mereka telah hadir dari sekian ratus tahun lalu demi membumikan pesan para leluhur dari generasi ke generasi.
Tidak ada kaitan dengan LGBT
Para bissu juga tak ada kaitannya dengan LGBT dan seksualitas yang marak belakangan ini. Maka dari itu, tak ada alasan bagi pemerintah untuk mengabaikan keberadaan mereka. Lagian, istilah LGBT hanya berlaku bagi pecinta sesama jenis. Sementara filosofi kehidupan bissu jauh lebih mendalam.
Meskipun semua bissu adalah calabi, bukan berarti semua calabi berhak menyandang status sebagai bissu. Sebab dalam aturannya, ada prasyarat-prasyarat yang harus dilakukan oleh seorang calabi terlebih dahulu. Seorang yang dikatakan bissu, haruslah terbebas dari segala belenggu nafsu duniawi.
Secara identitas, menurut Sharyn Graham, seorang peneliti di University of western Australia di Perth, seorang bissu tidak bisa dianggap sebagai banci atau waria, karena mereka tidak memakai pakaian dari golongan gender manapun, melainkan setelan tertentu dan tersendiri untuk golongan mereka.
Sharyn mengungkapkan, dalam kepercayaan tradisional Bugis, tidak hanya terdapat dua jenis kelamin seperti yang kita kenal, tetapi empat atau bahkan lima bila golongan bissu juga dihitung yakni “Oroane” (laki-laki), “Makunrai” (perempuan), “Calalai” (perempuan yang berpenampilan layknya laki-laki), “Calabai” (laki-laki yang berpenampilan layknya perempuan, dan golongan bissu, dimana masyarakat tradisional menganggap mereka sebagai kombinasi dari dari semua jenis kelamin tersebut.
Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Bandung, Banten, bissu, bugis, Cimahi, dennycagur, dewata, emban, Gaib, gender, ilmu, inti, Jati, keunikan, kisukma, Konsultasi, lima, Masyarakat, mistis, padepokan, Pangeran, Paranormal, Placesetan, semesta, sobat, Spiritual, suci, Sukma, Tradisi, trans7, tugas
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Keunikan Lima Gender dalam Tradisi Masyarakat Bugis ‘Bissu’ Emban Tugas Suci Dewata
Melihat Tradisi Magis Ngerebong Warga Kerauhan & Menusuk Seluruh Badan dengan Keris Ada sebuah tradisi dari beberapa tradisi,ritual unik nan... selengkapnya
Dalam sebuah sabdanya, Rasulullah SAW mengatakan :”Bila telah sampai ajal seseorang, maka masuklah satu kelompok malaikat ke dalam lubang-lubang kecil... selengkapnya
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga Sejak Kamis 13 April lalu, Mbah Fanani sudah... selengkapnya
Menerawang Pilpres 2019 Jelang Pencoblosan 17 April Perang Jerat Gaib Seiring Muncul Pulung Wahyu Keprabon Pilpres 2019 dibayangi goro-goro? Kekhawatiran... selengkapnya
Patut untuk dipahami, sejatinya sawab sebilah pusaka itu sepenuhnya tergantung pada yang memesannya. Keberadaan sang emou saat membabar pusaka terlebih... selengkapnya
Heboh Penemuan Harta Karun Kerajaan Sriwijaya Bukti Kebesaran Kerajaan Belum lama ini, Senin (11/9) warga di Desa Simpang Tiga, Kecamatan... selengkapnya
Telisik Metafisika Nusantara dari Fenomena Puncak Semeru Bertopi Isyarat Para Dewa Musyawarah Sambut Ratu Adil Puncak Gunung Semeru dilingkupi fenomena... selengkapnya
Sunan Giri adalah putera dari Maulana Ishaq, seorang ulama besar yang dipercaya berasal dari Samarkand, Rusia Selatan, yang sekarang adalah... selengkapnya
MAJLIS TA’LIM YASIN Thariqah Qadiriyyah Naqsabandiyyah Walisongo (TQNW) Tawassul dan Dzikir Tarekat TQNW Setiap malam Jumat di Padepokan Inti Semesta.
Sunan Mumbul & Tradisi Ketupat Syawalan Keberadaan umat muslim Bali di Karangasem sangatlah legendaris seiring dengan kisah perjuangan Mas Pekel... selengkapnya
Cemeti Ali merupakan sebuah piranti perisai diri yang sangat kuat dalam memberikan perlindungan mutlak lahir batin bagi pemiliknya. Secara alami… selengkapnya
Rp 1.000.000Jasa Tarot Reading (Prediksi Tarot) Tarot adalah media berbentuk kartu yang digunakan untuk memprediksi/ membaca situasi/ kemungkinan suatu hal dalam… selengkapnya
Rp 750.000Ilmu Pelet Jaran Goyang Satu lagi ilmu pelet warisan leluhur keluarga yang sudah melegenda dan sudah teruji keampuhannya, baik kami… selengkapnya
Rp 2.500.000Siapapun anda yang ingin terjun di dunia spiritual/ supranatural/ paranormal PROFESSIONAL. Setelah belajar di banyak tempat namun belum juga PD… selengkapnya
Rp 16.000.000GARAM KRISTAL PEMANCAR AURA +Pemrograman Energi Shamballa Garam khusus mandi yang diprogram untuk memperbaiki dan memancarkan aura agar bersih dan… selengkapnya
Rp 300.000Minyak Hikmah Stanbul 1144 adalah minyak hikmah hasil Riyadhoh (Ritual) bathin dengan ilmu Hikmah Tingkat Tinggi. Berisi 1144 Khodam Panglima… selengkapnya
Rp 900.000Susuk Gaib Samber Lilin Susuk Gaib Samber Lilin adalah susuk pengasihan tingkat tinggi karya Pangeran Sukma Jati yang memiliki power… selengkapnya
Rp 2.500.000Kristal untuk Penyembuhan dan Pemancar Kharisma Melalui program energi dan teknik meditasi Shamballa, Kristal ini diprogram untuk memancarkan energi penyembuhan… selengkapnya
Rp 1.000.000Liontin Kristal Kesehatan Berenergi Shamballa Reiki Liontin kesehatan terbuat dari batu Kristal asli kualitas terbaik dengan tampilan menawan dan trendy… selengkapnya
Rp 300.000Keharmonisan rumah tangga bisa tercipta salah satunya melalui urusan ranjang. Ketika pasangan kita merasa tidak puas lalu dia diam saja,… selengkapnya
Rp 3.000.000








Saat ini belum tersedia komentar.