Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

Ki Sukma
● online
Ki Sukma
● online
Halo, perkenalkan saya Ki Sukma
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya

Beranda » Blog » Kedai Spiritual Tasawwuf Iri dan Dengki

Kedai Spiritual Tasawwuf Iri dan Dengki

Diposting pada 6 January 2022 oleh Ki Sukma / Dilihat: 424 kali / Kategori:
  • Kedai Spiritual Tasawwuf
    Iri dan Dengki
  • Tiba-tiba ada tarikan nafas dalam-dalam. Sampai sauhnya terdengar seantero kedai Cak San, ketika Pardi bicara soal iri dan dengki di tengah masyarakat kampungnya. “Di, kamu pun harus waspada, karena iri dan dengki itu bisa menyelinap di tengah celah kegelapan jiwamu, dan semakin fantastis dibicarakan, semakin kuat syetan mengipasimu, semakin panas situasi hatimu, semakin tebal asap hitam mengepul di dadamu,” kata Kang Soleh memperingatkan Pardi.
  • Mendengar ucapan itu, semuanya jadi tertunduk. Rupanya penyakit iri dan dengki sudah seperti penyakit jiwa yang laten di tengah keseharian kita. Orang yang iri dan dengki, sebenarnya bisa disebut setengah gila. Karena orang yang memeliharanya, sama dengan memendam virus dalam hidupnya, semakin dipupuk oleh dendam dan kesumat, semakin subur pula pohon dengkinya. Sebab dari iri dan dengki itu tumbuhlah buah-buahnya yang menjadi racun individu dan sosial. Buahnya adalah permusuhan, dendam, kesombongan, kagum pada diri sendiri,, ketamakan, kemalasan, emosional, senang dipuji dan sebagainya.
  • “Enggak Kang, sebenarnya kenapa, kok dengki disebut sumber dari segala sumber penyakit jiwa itu?” sela Dulkamdi. “Begini Dul,”  kata Kang Soleh, “Dengki itu, adalah sikap tidak senang pada orang lain, manakala orang lain itu bahagia. Buahnya muncul iri. Sikap iri itu adalah katamakan agar dirinya bisa seperti orang lain, yang dianggap punya kelebihan dibanding dirinya. Kamu boleh iri, asal iri atas prestasi kebajikan. Lainnya tidak sama sekali!”.
  • “Bagaimana kalau kita seminarkan saja soal iri dan dengki ini? usul Ngabidin. Pemuda Desa yang selalu bersemangat dengan dunia ilmiah. “Saya setuju,” sambut Pardi,” tapi siapa yang harus kita undang sebagai penceramah?.
  • “Ya, kita undang psikolog, pakar iri-dengki, kiai, ustad, professor dan kalau perlu sosiolog,” kata Ngabidin. “Apa ada jaminan, profesor, psikolog, kiai, ustadz, benar-benar bersih dari iri dan dengki? Apalagi kalau kita lihat para politisi, wah sehari-hari hanya penuh dengan keirian dan kedengkian. Bagaimana, jadi enggak seminarnya?” timpal Pardi.
  • “Saya kira enggak perlu diseminarkan. Kita buka saja pengajian khusus iri dan dengki, ditinjau  dari berbagai segi kehidupan, mulai dunia professi, ekonomi, politik, agama, psikologi dan militer,” usul DUlkamdi. “Saya setuju juga Dul, usul kamu. Tapi kenapa harus ada tinjauan dunia tentara? Apa hubungannya?”
  • “Jelas, dong. Sebab tentara itu perlu disufikan, agar tidak berperang melulu. Karena perang itu sumbernya tidak lain dan tidak bukan adalah iri dan dengki. “Gimana ini kang Soleh?” tanya Ngabidin. “Semua itu baik-baik saja. Tapi akan lebih baik kalau kita memulai lebih dahulu, membunuh segala hal yang  beraroma iri dan dengki dalam jiwa kita. Kelak, ungkapan-ungkapan kita tentang  mafsadah itu, benar-benar bilhikmah, bukan bilqaul, bukan bilpamer, atau bilduit,” kata Kang Soleh disambut gerr.
  • “Darimana kita harus memulai Kang?” tanya Pardi. “Mulailah, dengan merasa tidak berdaya, merasa tidak mampu berupaya, merasa tidak wujud dalam wujud sebenarnya, merasa tidak memiliki, lalu merasa bersyukur dan ridha atas apa yang diberikan Allah kepada kita saat ini, merasa tidak ingin menzalimi  diri sendiri. Sebab iri dan dengki itu berarti menzalimi, memperkosa, memperdayai, mendustai, mengingkari hakikat diri sendiri.”
  • “Berat, Kang ya?”
  • “Berat, kalau kamu masih memikul beban nafsumu. Ringan kalau kamu bisa menunggangi nafsumu. Jangan sampai yang menunggangi itu syetan yang terus me- was-was dadamu.”
  • “Saya kira, itulah kesimpulan seminar seminar iri dengki yang sesungguhnya,” timpal Ngabidin. “Kalau begitu tidak usah diseminarkan, Kang. Kata-kata Anda tadi akan Saya cetak dalam ribuan pamflet, lalu Saya tempel di seluruh kota, sebagai unjuk rasa saya pada rimba iri dan dengki yang dimasuki binatang-binatang ekonomi, binatang politik, binatang keangkuhan, binatang dendam, dan lain sebagainya.
  • “Setuju…!” Dan terdengar suara dok..dok..dok… mirip sidang paripurna DPR.
  • Posmo
  • Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
  • PRAKTEK DI 3 KOTA
  • Jakarta
  • Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
    Gedung Graha Krama Yudha
    Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
    Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
  • Bandung (Pusat)
  • Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
  • Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
  • Banten
  • Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
  • Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
  • Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Bagikan ke

Diposting oleh

Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.

Kedai Spiritual Tasawwuf Iri dan Dengki

Saat ini belum tersedia komentar.

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan kami publikasikan. Kolom bertanda bintang (*) wajib diisi.

*

*

Kedai Spiritual Tasawwuf Iri dan Dengki

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Checkout
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: