● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Mahabharata, Kisah Pandawa – Kurawa. Gatutkaca Dijemput Arwah Kalabendana
Perang Baratayuda, atau lengkapnya Baratayuda Jayabinangun, perang antardarah Barata (Kurawa melawan Pandawa), merupakan salah satu dari empat perang besar yang telah digariskan dewa dalam pewayangan. Perang Baratayuda, perang dimana terjadi bagaimana prajurit yang maju menjadi Senapati, memetik hasil dari apa yang telah ditanam dandi sisi lain meluwar janji yang pernah terucap. Berikut cerita perang Baratayuda.
Perang tanding antara Adipati Karna dan Gatutkaca semakin seru. Namun, ada arwah Kalabendana, paman Gatutkaca. Maka, ketika melihatlepasan panah Karna, Sang Kunta Druwasa, Kalabendana segera bertindak. Disambarnya anak panah yang sebenarnya tak kuat sampai di sasaran di atas awan itu dan dibawanya menghadap Gatutkaca. Kaget sang Gatutkaca ketika melihat sang paman datang ke atas awan dengan membawa Kyai Kunta Druwasa sambil menyapa.
“Anakku Gatutkaca, sudah sampai saatnya pamanmu menjemputmu, mari anakku, aku gandeng tanganmu menuju surga”. Takzim Gatutkaca menghormat pamannya. “Oh Paman… Aku tidak mengelak akan kesediaanku sesuai dengan janjimu. Putramu ikhlas, mari paman. Tetapi perkenankan anakmu meminta sesuatu darimu”. Tak dapat menolak Gatutkaca atas ajakan pamannya. Ia telah pasrah dan mengaku segala kesalahannya di masa lalu. Ia minta sesuatu sebagai permintaan terakhir terhadap pamannya.
“Dengan senang hati, anakku. Apa permintaanmu?” senyum sang paman menanyakan permintaan keponakannya, “Kematianku harus membawa korban di pihak musuh sebanyak-banyaknya, hingga perangmalam ini berakhir”. Jawab Gatutkaca mantap. “Baik Aku bisa melakukannya!” Maka diarahkannya pusaka Kunta itu ke arah pusarsang Gatutkaca yang tersenyum menerima takdirnya. Melayang sukma Raden Gatutkaca ketika pusaka Kyai Kunta Druwasa masuk ke dalam sarungnya. Dengan rasa kasih, digandengnya tangan kemenakannya menuju swarga tunda sanga. Penantian panjang sang paman akan keinginannya pergi berbarengan berbarengan ke swarga bersama kemenakan tersayang, hari ini berakhir.
Bersatunya Kunta Druwasa ke dalam sarungnya, menimbulkan akibat yang hebat. Sejenak kemudian diiringi suara mendesing, kemudian disusul suara gelegar hebat bagai suara meteor, raga Gatutkaca melesat menuju medan peperangan di bawah sana. Kecepatan lesatan raga Gatutkaca tak terkira cepatnya menimpa kereta perang Adipati Karna beserta sang kusir Hadimanggala. Tewas seketika sang patih. Remuk kereta Jatisura terkena tubuh sang Gatutkaca yang meledak menggelegar, menimbulkan lubang besar bertumbak-tumbak luasnya. Begitupula dengan putra Adipati Karna, Warsakusuma yang ikut ayahnya dalam peperangan juga tewas. Namun Adipati Karna berhasil menghindar. Akibatnya, arena bagai terkena bom dengan daya ledak tinggi, hingga menewaskan banyak barisan prajurit. Gelombang kejut yang terjadi dari ledakan tubuh sang Gatutkaca menimbulkan hawa panas yang dahsyat sehingga mampu meleleh luluhlantahkan apa pun yang ada di sekitar jatuhnya raga. Jangankan tubuh manusia, hewan tunggangan dan para raksasa, persenjataan yang terbuat dari logam pun, cair meleleh, kemudian menjadi abu. Dan seketika perang terhenti! Berhenti perang meninggalkan luka dalam di hati Werkudara. Segera dicarinya Adipati Karna yang lari tinggalkan gelanggang peperangan. Segera Sri Kresna menghentikan tindakan Werkudara. Disabarkan hati adik iparnya agar menunda dendamnya.
“Lebih baik beritahu isterimu lebih dulu mengenai kejadian yang berlangsung lama ini. “Mari kita datang bersama dengan saudaramu yang lain untuk menghibur hatinya”. “Kalau mau pergi ke Pringgadani, pergilah! Aku tidak tega melihat apa yang akan terjadi di sana!” Werkudara pergi sendirian ke arah tak tentu dengan hati yang kososng. Kerasnya baja perasaan sang Bimasena tidak kuasa untuk membayangkan, lebih jauh lagi melihat dengan mata kepalanya sendiri, betapa hancur perasaan istri yang sangat dicintainya. Istri sakti yang tindakannya di masa lalu berbuah jasa yang sangat besar bagi kelangsungan hidupnya, bahkan bagi kelangsungan hidup dan kejayaan seluruh keluarga Pandawa.
Kedatangan para Pandawa di sisa malam tanpa suaminya, membuat Dewi Arimbi terkesiap hatinya. Naluri seorang Ibu mengatakan ada sesuatu yang terjadi terhadap suami atau terlebih lagi bagi anaknya. Maka begitu diberitahu akan peristiwa yang terjadi maam tadi, ia berkeputusan untuk mengakhiri hidup dengan bakar diri dalam api suci. Demikian juga dengan Dewi Pregiwa, keduanya sepakat untuk bersama-sama mengiring kepergian anak dan suami mereka. Semua saudara ipar dan Prabu Kresna tidak kuasa untuk membendung keinginannya. Maka upacara segera dimulai. Dengan busana serba putih, sang Arimbi naik ke AGni Pancaka, menggandeng menantunya. Ia telah memutuskan pilihannya, tetap bersama suami atau mendampingi anak tunggal kekasih hatinya.
Tags: arwah, Batin, dennycagur, dijemput, dzohir, Gaib, gatutkaca, Horor, ilmu, inti, Jati, kalabendana, Kisah, kisukma, Komedi, kurawa, mahabharata, meditasi, padepokan, pandawa, Pangeran, pelet, pengasihan, Pewayangan, Placesetan, semedi, semesta, Sukma
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Mahabharata, Kisah Pandawa – Kurawa. Gatutkaca Dijemput Arwah Kalabendana
Telisik Keangkeran UPCA Bayeman Burno, Bojonegoro Penunggu Gaibnya Suka Bermain Mesin Ketik Jika dipandang dari jauh gedung itu sangat singup,... selengkapnya
Saat Tawassulan rutinan malam Jum’at Kami kedatangan seorang Sahabat, yaitu Gus Way . Semoga tetap Istiqomah dalam menebar kebaikan dan... selengkapnya
Jus Cranberry Bikin Miss V Tetap Licin Saat Bercinta Anda harus rutin minum ramuan segar dan menyehatkan organ kewanitaan. Ya,... selengkapnya
Dalam peristiwa jihad tersebut, topi baja beliau pecah, wajahya terluka dan ada giginya yang pecah. Puteri tercinta beliau Fathimah RA... selengkapnya
Misteri Hilangnya Puing Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat Terhisap Lubang Hitam Bersiklus... selengkapnya
Kajian Mutiara dan Cahaya Islam Menelusuri kisah Israk Mikraj Nabi, Peristiwa yang Luar Biasa Agama Islam adalah agama yang berada... selengkapnya
Catatan Zaman Kejayaan Maritim Indonesia Pada zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara dan zaman sebelumnya, kehidupan masyarakat pada dasarnya bertumbuh pada pertanian... selengkapnya
Kemudian harus mencukupi kebutuhan hidup, sesuai dengan apa yang dibutuhkan dalam menjalani kehidupannya, dan dirinya harus sadar kalau pamer itu... selengkapnya
Dengan latihan-latihan meditasi atau bertapa, manusia dapat menekan dan mengendalikan hawa nafsu dan keinginannya tentang dunia. Dengan menjalankan penyucian melalui... selengkapnya
Manfaat Sirih Untuk Kesehatan: Mengatasi Bau Mulut, Sakit Jantung, Hingga Sakit Gigi – Sirih (Pipet berle) termasuk Jenis tumbuhan merambat... selengkapnya
Azimat Pembungkeman adalah Azimat untuk memBUNGKAM seseorang agar terDIAM , MemBISU , LUPA dan ter”BUTA “kan. Cara kerja azimat ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Khusus untuk anda yang sering disakiti, sering tertolak cinta dan sulit mendapat pasangan. ini ada sarana ilmu pelet tingkat tinggi…. selengkapnya
Rp 3.000.000Gemblengan Ilmu Komunikasi Ghaib & Telepati Ilmu Komunikasi Ghaib adalah ilmu Hikmah tingkat tinggi yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan Mahluk… selengkapnya
Rp 4.000.000Ilmu Pelet Jaran Goyang Satu lagi ilmu pelet warisan leluhur keluarga yang sudah melegenda dan sudah teruji keampuhannya, baik kami… selengkapnya
Rp 2.500.000Minyak Pelet Ampuh Mani Gajah Khusus Anda yang ingin memiliki kekasih/ pacar/ ingin segera Menikah. sekian lama PDKT sama seseorang… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Gelang Harimau adalah mustika hasil riyadhoh ilmu hikmah tingkat tinggi. Secara alami memiliki energi ghaib yang kuat, ditambah dengan… selengkapnya
Rp 4.000.000ILMU PENGASIHAN PESONA AURA BULAN adalah Ilmu Pengasihan tingkat tinggi warisan Nenek Moyang Nusantara yang Unik dan Ampuh. Ilmu ini… selengkapnya
Rp 1.600.000Mustika kepompong wesi kuning adalah mustika yang termasuk dari jenis Pusaka Wesi Kuning yang tersohor di Nusantara. Wesi Kuning sendiri… selengkapnya
Rp 2.000.000Ilmu Penutup Pengunci Qolbu adalah Ilmu untuk Menutup, Mengunci Qolbu/ Hati seseorang agar tetap pada komitmennya, agar setia mencintai Anda,… selengkapnya
Rp 2.500.000Kehidupan memiliki misteri, ada hal-hal yang berada di luar logika. tidak selamanya pikiran manusia mampu memahami makna dari suatu peristiwa…. selengkapnya
Rp 1.000.000








Saat ini belum tersedia komentar.