● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Bertapa di Tengah Keramaian
Bertapa di Tengah Keramaian
Umumnya kegiatan bertapa atau bermeditasi itu dilakukan di tempat sunyi, di gunung, di gua, di pedesaan atau di tempat-tempat yang terisolasi dari hubungan dengan manusia lain. Berbagai tempat sepi itu dipilih karena disanalah, menurut anggapan yang galib, orang bisa mengkonsentrasikan pikiran, beribadah secara khusyuk dan memiliki gagasan-gagasan segar. Di wilayah seperti inilah dan di lokasi yang jauh dari keramaian, sekali lagi berdasar keyakinan beberapa orang, keintiman dan kedekatan dengan Tuhan bisa tercipta.
Persoalan muncul ketika pemilihan tempat yang terasing itu dihadapkan dengan peran manusia sebagai mahluk sosial. Posisi itu menuntut mereka untuk selalu berkomunikasi dengan sesamanya. Bahkan, ada jenis komunitas msyarakat tertentu yang detik demi detik dari kehidupannya merupakan proses komunikasi sosial. Komunikasi baginya adalah profesi, pekerjaan, penghidupan, sesuatu yang mesti dilakukan, sine qua non, untuk menyambung eksistensinya. Pada situasi seperti ini, akankah “menyepi” menjadi bagian yang perlu? Pertanyaan yang lain yang cukup penting adalah, apakah kadar kekhusyukan dan ketakwaan seseorang ditentuan oleh tempat dan situasi? Apakah kita tidak bisa bertapa di tempat yang ramai (tapa ing rame)?
Memang, secara spiritual pada saat-saat tertentu manusia perlu melakukan disenggagement atau melepaskan diri dari kehidupan sehari-hari, supaya manusia membuat jarak lagi dengannya dan kita bisa melihat kehidupan dengan lebih benar. Inilah diantaranya kenapa nabi memberi perintah untuk melakukan zikir, i’tikaf dan beliau sendiri pernah melakukan khalwat di gua hira. Ini pula mengapa rasul SAW memerintahkan umatnya untuk melakukan tahajjud di malam yang sunyi, fatahajjad bihi nafilatan laka (bertahajjudlah kamu sebagai suatu hal yang terpuji untukmu).
Islam sebagai agama tidak hanya menerangkan ibadah yang bersifatindividual, ia justeru lebih berkonsentrasi pada transformasi sosial. Karenanya, sebuah ritus personal dan ajaran spiritual dalam islam tidak akan pernah bisa dipisahkan dari konteks keduniaan. Peformasi yang dibawa bersamaan dengan kehadiran Muhammad hendak menoak penekanan ajaran spiritual, seperti dzikir, i’tikaf, tahajjud yang berhenti pada pengalaman batin atau “pertemuan” dengan Tuhan. Ketika Allah menjabarkan tanda-tanda umat yang menyertai Baginda Rasul Muhammad, Allah menggambarkan dengan kalimat: “tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud.” (QS. Al-Fath (48): 29) Bahwa yang dimaksud dengan “minatsaris sujud” sebagai bukti bahwa seseorang banyak beribadah kepada Allah bukanlah bekas luka hitam pada kepala karena seringnya jidat “digosokkan” ke sajadah. Namun yang dimaksud dengan “atsaris sujud” bagi orang yang banyak bersembahyang adalah dalam bentuk konkret, seperti bangunan, karya tulis, pemikiran dan sebagainya. Sekali lagi, jika kita telisik hikmah ibadah dalam Islam adalah sarana pendidikan Illahi untuk menanamkan tanggung jawab pribadi.
Kalau perhatikan lebih dalam lagi penjelasan di atas nyatalah bahwa Allah memang “tinggal” bersama mereka; para fakir miskin dan sebagai khalifah-Nya kitapun wajib tinggal bersama mereka. Memperhatikan nasib bahkan sehidup semati dengan mereka, persis seperti yang telah dilakoni Rasulullah SAW. “Carilah aku diantara orang-orang yang lemah diantara kalian!” Ya, kalau rasul sebagai manusia yang paling agung itu merupakan penjelmaan (locus/majla) Tuhan, kita memang harus mencari Tuhan diantara mereka, terutama di hari-hari bulan Ramadhan yang kita lalui. Dalam sebuah ritus individual seringkali muncul sebuah “utopia” perjumpaan dengan Tuhan, sebuah ekstase spiritual. Dalam tradisi sufi hal ini sangat mungkin terjadi, namun seorang salik mesti waspada, sebab tak jarang setan menggoda manusia dengan mengaku bahwa dirinya adalah sosok Tuhan yang dicari salik. Kita tentu tidak ingin terjebak pada “pertemuan” dengan Tuhan yang semu. Sebab memang sangat tipis batas antara bertamu Tuhan dengan bertemu setan.
Sebagai misal, tak jarang ajaran spiritual yang berkembang di masyarakat menawarkan janji-janji untuk membawa manusia pada pengalaman batin atau kedamaian dalam “pertemuan” dengan Tuhan. Dengan merenung, berdiam diri dan berkonsentrasi, atau dengan tarian-tarian tertentu seorang peserta kelompok spiritual diajak untuk bersatu “dengan Tuhan. Sepertinya begitu mudah berjumpa Tuhan “hanya dengan menari”. da berpuluh-puluh ajaran yang mirip dengan kejadian di atas, yang mengajak manusia “damai” bersama Tuhan. Alih-alih bertemu Tuhan, justru tidak menutup kemungkinan yang ia jumpai adalah setan yang mengaku Tuhan.
Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Bandung, Banten, barat, bertapa, Cilegon, Cimahi, dennycagur, di, dzikir, Gaib, Horor, ilmu, inti, Jakarta, Jati, keramaian, kisukma, Komedi, Konsultasi, meditasi, mistis, padepokan, Pangeran, Placesetan, semesta, sobat, Spiritual, Sukma, Supranatural, Tengah, trans7, Wirid
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Bertapa di Tengah Keramaian
Shamballa Multidimensional Healing Suatu Teknik Penyembuhan Holistik dari Era Atlantis Shamballa Multidimensional Healing (SMH) adalah suatu teknik energi esoteris yang... selengkapnya
Ada beberapa makanan yang bersumber dari tumbuhan dan bisa membuat perilaku yang mengkonsumsi menjadi baik. Tapi ada pula sejumlah tumbuhan... selengkapnya
Dari tiga tokoh pemurtadan agama Islam itu, diantaranya Aswad Al-Ansy adalah tukang tenung yang menyebar kejahatan dengan mengelabui mata korbannya... selengkapnya
Menafsir Nilai Spiritual dan Kekinian Serat Gatholoco Membahas Ilmu Sangkan Paran Jikalau demikian dirimu (yang hanya sekedar mematuhi waktu shalat... selengkapnya
Kiai Abdul Hamid begitu nama pria yang dilahirkan pada tahun 1333 H, di Desa Sumber Girang, Lasem, Rembang, Jawa Tengah.... selengkapnya
Momentum Peringatan Isra’ Mikraj Tepat 24 April 2017 kita memperingati Isro’ Mikraj Nabi Muhammad SAW. Hal ini merupakan momentum umat... selengkapnya
Horoskop Jawa Penjabaran Mapasapta, Wuku Kurantil Dewa: Bathara Wisnu Keris yang cocok: Pandawa, Rarasindhuwo, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak,... selengkapnya
Mengikuti Tradisi Nyadran Mbah Pereng Cak’angi, Babat, Lamongan, Jatim Bekso Tayub Simbol Ngabekti Leluhur Bulan Dzulhijjah atau bulan Besar di... selengkapnya
Yayasan Inti Semesta (YASIN) Adakan Santunan Ramadhan Gelombang II untuk Warga Bandung Barat Setelah sukses mengadakan Santunan Ramadhan Gelombang I,... selengkapnya
Penggunaan celak pada saat ini memang cukup jarang ditemui. Masyarakat lebih memilih kosmetik eyeliner sebagai pengganti celakan untuk memperelok mata.... selengkapnya
RAJANYA MADU MADUNYA RAJA “Madu Yasin” adalah madu alam yang berkualitas tinggi diambil secara higienis kemudian dilakukan Tirakat/ Riyadoh melalui… selengkapnya
Rp 250.000Mustika Macan Putih adalah mustika hasil tarikan yang secara alami berisi khodam macan putih. Berfungsi untuk meningkatkan kewibawaan, kharisma, gertakan,… selengkapnya
Rp 1.500.000Baju Seragam untuk Anggota Padepokan Inti Semesta Sebuah Simbol persaudaraan dan keanggotaan resmi di Padepokan Inti Semesta, silahkan Miliki Seragam… selengkapnya
Rp 200.000Siapapun anda yang ingin terjun di dunia spiritual/ supranatural/ paranormal PROFESSIONAL. Setelah belajar di banyak tempat namun belum juga PD… selengkapnya
Rp 16.000.000Minyak Hikmah Stanbul 1144 adalah minyak hikmah hasil Riyadhoh (Ritual) bathin dengan ilmu Hikmah Tingkat Tinggi. Berisi 1144 Khodam Panglima… selengkapnya
Rp 900.000Cincin Giok Kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik dengan tampilan menarik dan trendy sehingga cocok dipakai siapapun. Giok… selengkapnya
Rp 300.000Ajian untuk meningkatkan perlindungan diri, kekebalan, keselamatan, pagar ghaib, meningkatkan kesadaran spiritualitas dan kesaktian lahir dan bathin. pemilik Ajian ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Ritual Ruwat Jodoh dan Pemutusan Karma Buruk Ritual ruwat diri, ruwat tubuh fisik dan tubuh spiritual. PUTUSKAN karma Buruk tersebut… selengkapnya
Rp 1.600.000Susuk Gaib Berlian Susuk Gaib Berlian adalah susuk yang berfungsi untuk daya pengasihan, pelarisan, mendatangkan rezeki, melancarkan bisnis, usaha, karir,… selengkapnya
Rp 2.500.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000








Saat ini belum tersedia komentar.