● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Peringatan Hari Penyobekan Bendera di Hotel Yamato, Surabaya Awal Kebangkitan Arek Suroboyo
Peringatan Hari Penyobekan Bendera di Hotel Yamato, Surabaya
Awal Kebangkitan Arek Suroboyo
Tanggal 19 September 1945 bagi warga Kota Surabaya, harus selalu dikenang. Sebab itulah gerakan heroik yang sulit dilupakan sebagai awal kebangkitan Arek Suroboyo yang kemudian berkobar dalam peristiwa 10 Nevember 1945. Tanggal yang menjadi tonggak sejarah, sehingga Kota Surabaya memperoleh predikat “Kota Pahlawan”.
Sekelompok orang Belanda dibawah pimpinan Mr.W.V.Ch Ploegman, tanggal 19 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasaan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.
Kabar tersebut tersebar cepat di seluruh Kota Surabaya, dan Jl. Tunjungan dalam tempo singkat dibanjiri oleh massa yang marah. Massa terus mengalir hingga memadati halaman hotel serta halaman gedung yang berdampingan penuh massa yang diwarnai amarah. Di sisi agak belakang halaman hotel, beberapa tentara Jepang berjaga-jaga untuk mengendalikan situasi tak stabil tersebut.
Di luar hotel, para pemuda yang mengetahui berantakannya perundingan tersebut langsung mendobrak masuk ke Hotel Yamato dan terjadilah perkelahian di Lobi Hotel. Sebagian pemuda berebut naik ke atas hotel untuk menurunkan bendera Belanda. Hariyono yang semula bersama Sudirman kembali ke dalam hotel dan terlibat dalam pemanjatan tiang bendera dan bersama Kusno Wibowo berhasil menurunkan bendera Belanda, merobek bagian birunya dan mengereknya ke puncak tiang kembali. Peristiwa ini disambut oleh massa di bawah hotel dengan pekik ‘Merdeka’ berulang kali.
Rekonstruksi Perebutan Bendera
Adegan demi adegan dalam peristiwa perobekan bendera di Hotel Yamato pada 19 September 1945 dihadirkan kembali kemarin (14/9). Arek-arek Surabaya berjuang demi mengibarkan bendera Merah Putih. Suasana di depan Hotel Yamato yang kini bernama Hotel Majapahit terasa mencekam. Pemuda Surabaya begitu marah ketika melihat bendera Belanda yang berwarna merah, putih dan biru berkibar di puncak hotel. Mereka berupaya merobek bagian bawah bendera yang berwarna biru. “Duaar..” Suara dentuman senjata tentara Belanda dan Jepang terdengar kencang hingga memekakan telinga, namun pemuda-pemuda Surabaya itu tidak gentar. Tujuannya hanya satu, yakni bendera Merah Putih tetap berkibar di bumi ini. “Lho, cek kurang ajare arek-arek Londho iku. Wani ngibarno abang, putih, biru ndek bumi Suroboyo.
Hei, Indonesia wes merdeka (Lho, kok kurang hajar orang Belanda itu. Berani mengibarkan merah, putih, biru di bumi Surabaya. Hei, Indonesia sudah merdeka),” teriak salah seorang Arek Surabaya dalam rombongan. Arek- arek Surabaya pun berontak. Jiwa patriotisme muncul. Tiga pemuda Surabaya menaiki tangga yang menuju ke puncak gedung hotel Majapahit di jalan Tunjungan. Satu orang mengawasi, dua orang lainnya bertugas menyobek bagian bendera yang berwarna biru. “Merdeka… Merdeka… Merdeka…,” seru mereka ketika bendera merah putih berkibar di puncak hotel Majapahit.
Usai perobekan, Wali kota Surabaya Tri Rismaharini didaulat membacakan puisi kemerdekaan. “Surabaya tidak mau dijajah oleh bangsa manapun. Untuk itu kita harus lawan penjajah yang ingin menguasai Surabaya. Merdeka … Merdeka … Merdeka,” pekik Wali kota di atas panggung upacara yang didirikan di depan hotel Mojopahit.
Ya, perjuangan Arek-arek Suroboyo untuk merebut kembali kemerdekaan dengan susah payah kembali dihadirkan dalam bentuk teatrikal “Surabaya Merah Putih”. Penggalan lirik lagu berjudul “Surabaya Oh Surabaya” yang dinyanyikan siswi-siswi SMP Negeri 6 Surabaya menambah kesakralan hari peringatan penyobekan bendera Belanda untuk memperoleh kemerdekaan yang terjadi 72 tahun silam.
Rekonstruksi peristiwa perobekan bendera dimulai sekitar pukul 08.00 pagi oleh gabungan komunitas teater se Surabaya. Rekonstruksi perobekan bendera Belanda dimulai ketika ada beberapa pemuda yang diperankan oleh seniman, datang dari arah utara untuk kemudian memasuki hotel. Dalam rekonstruksi tersebut, para seniman juga memainkan adegan panjat gedung dengan menggunakan tangga bambu untuk merobek bendera merah putih biru.
Ya, untuk mengenang dan menghormati kembali perjuangan rakyat Surabaya itu, pemerintah kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata mengadakan refleksi “insiden perobekan bendera Belanda” yang terjadi pada 19 September 1945 di Hotel Yamato dalam bentuk teatrikal.
Rangkaian peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 ini diikuti oleh 2000 pelajar dan berbagai kelompok komunitas masyarakat. Mereka menggunakan pakaian pejuang dan berbaur dengan para pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. Sementara akses jalan Tunjungan sejak pukul 06.00 WIB sudah ditutup dan arus lalu lintas dialihkan ke jalan Gentengkali, Praban dan Bubutan. Sekitar pukul 10.00 WIB, akses lalu lintas di jalan tunjungan sudah bisa digunakan kembali.
Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya
“Anak-anak Bisa Belajar Menjadi Lebih Berani”
Peristiwa perobekan bendera merupakan momen gagah berani yang ditunjukkan warga Surabaya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Peristiwa heroik ini berakhir pada tanggal 10 November 1945. Dengan adanya teatrikal semacam ini, Saya harapkan, anak-anak Surabaya juga bisa belajar dari pendahulunya agar berani, tidak boleh takut dan tidak boleh minder dengan siapapun untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah dan lebih baik lagi ke depan. Selain itu, generasi penerus bangsa jangan sampai melupakan jasa para pahlawan dan bisa menjadi teladan di hari depan.
Sumber: Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: arek, awal, Bandung, bendera, dennycagur, Gaib, Hari, hotel, ilmu, inti, Jakarta, Jati, kebangkitan, kisukma, Konsultasi, mistis, padepokan, Pangeran, Paranormal, penyobekan, Peringatan, Placesetan, semesta, sobat, Spiritual, Sukma, Supranatural, Surabaya, suroboyo, trans7, yamato
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Peringatan Hari Penyobekan Bendera di Hotel Yamato, Surabaya Awal Kebangkitan Arek Suroboyo
Geger dalam pementasan Calonarang yang mengakibatkan penarinya luka karena tertusuk keris saat kerauhan dan ngunying. Dalam pementasan itu Putu Nadiasa... selengkapnya
Kisah Sunan Kalijogo Berdakwah di Cirebon Kutuk Santri yang tidak Shalat Jumat Jadi Kera Penyebaran Islam di Indonesia khususnya di... selengkapnya
Di Tangerang terdapat tiga kelenteng yang keberadaanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Salah satunya adalah Kelenteng Boen San Bio,... selengkapnya
Ada yang bilang bahwa Indonesia merupakan sebuah wilayah 1001 candi. Sebab di Indonesia, banyak tersebar, dan berkali-kali ditemukan candi-candi baru... selengkapnya
Pemilu 2019 bakal ramai. Selain pemilu legislative, juga pemilu presiden. Para calon legislative mencari simpati pada masyarakat agar memilihnya. Sementara... selengkapnya
Semasa kerajaan Majapahit, Singasari masibberada satu pusaka yang menjadi piandel para petinggi dikedua kerajaan yang berada di Jatim itu, (Trowulan,... selengkapnya
Nama Asli Dikabarkan bahwa, nama asli Kyai Gede adalah Abdul Qadir Assegaf, beliau berasal dari Demak, Jawa Tengah. Karena kesalahannya,... selengkapnya
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga Sejak Kamis 13 April lalu, Mbah Fanani sudah... selengkapnya
Prana Shakti adalah suatu teknik energi yang berakar dari tradisi mistik tibet kuno. Prana Shakti berasal dari kata Prana yang... selengkapnya
Kajian Ilmu Hikmah Bertapa, Menuju Kemuliaan Dunia dan AKhirat Dunia spiritual dihebohkan oleh sosok tua bernama Mbah Fanani.Lelaki berambut gimbal ... selengkapnya
Ajian Puter Giling merupakan Ajian Sakti dan Ampuh yang sudah teruji sejak Nenek Moyang kita dalam hal Pemikat terutama untuk… selengkapnya
Rp 3.000.000Ajian untuk meningkatkan perlindungan diri, kekebalan, keselamatan, pagar ghaib, meningkatkan kesadaran spiritualitas dan kesaktian lahir dan bathin. pemilik Ajian ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Semar Kuning merupakan Ilmu Pelet dan Pengasihan Tingat Tinggi Kuno dan Hampir Punah. Dikenal sejak dahulu kala, di dalam mitologi… selengkapnya
Rp 2.500.000Khusus untuk anda yang sering disakiti, sering tertolak cinta dan sulit mendapat pasangan. ini ada sarana ilmu pelet tingkat tinggi…. selengkapnya
Rp 3.000.000Program Pengisian Ilmu Asy-Syifa adalah Program pengisian ilmu untuk menjadi penghusada/ penyembuh baik untuk menyembuhkan diri sendiri maupun orang lain…. selengkapnya
Rp 2.500.000Ilmu Penutup Pengunci Qolbu adalah Ilmu untuk Menutup, Mengunci Qolbu/ Hati seseorang agar tetap pada komitmennya, agar setia mencintai Anda,… selengkapnya
Rp 2.500.000Susuk Gaib Berlian Susuk Gaib Berlian adalah susuk yang berfungsi untuk daya pengasihan, pelarisan, mendatangkan rezeki, melancarkan bisnis, usaha, karir,… selengkapnya
Rp 2.500.000Kristal untuk Penyembuhan dan Pemancar Kharisma Melalui program energi dan teknik meditasi Shamballa, Kristal ini diprogram untuk memancarkan energi penyembuhan… selengkapnya
Rp 1.000.000Shamballa Multidimensional Healing Suatu Teknik Penyembuhan Holistik dari Era Atlantis Shamballa Multidimensional Healing (SMH) adalah suatu teknik energi esoteris yang… selengkapnya
Rp 3.000.000Ritual Ruwat Jodoh dan Pemutusan Karma Buruk Ritual ruwat diri, ruwat tubuh fisik dan tubuh spiritual. PUTUSKAN karma Buruk tersebut… selengkapnya
Rp 1.600.000








Saat ini belum tersedia komentar.