● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Pengalaman Mendaki Puncak Gunung Limo di Pacitan, Jatim. Antara Eksotis Alam & Mistis Petilasan Mbah Tunggul Wulung
Pacitan, ya kota paling ujung barat daya Jawa Timur yang dikenal sebagai tanah kelahiran Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini banyak memiliki tempat-tempat yang eksotis untuk destinasi wisata. Salah satunya adalah Gunung Limo yang terletak di Desa Mantren, Kec. Kebonagung ini dikenal mempunyai pemandangan alam yang menakjubkan. Nah saat melakukan penjelajahan dan pendakian hingga sampai puncak gunung ini seperti terbius oleh pesona alamnya sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Di awal perjalanan, sejauh mata memandang disuguhi pemandangan alam pedesaan dan hamparan persawahan yang hijau di sepanjang jalan menuju Gunung Limo. Selanjutnya, hamparan sawah tersebut kemudian tergantikan oleh rerimbunan pepohonan hutan dan aneka bebatuan besar. Sedangkan rumah penduduk hanya sesekali tampak dibalik perbukitan. Perjalanan menuju Gunung Limo cukup memakan waktu. Harus melewati pinggang perbukitan, jalanan yang berliku tajam dan tanjakkan yang membentuk sudut empat puluh lim derajat benar-benar ekstrem. Kurang lebih satu setengah jam perjalanan, sampai di pintu masuk Gunung Limo.
Pertama kali datang , suasana di pelataran Gunung Limo benar-benar sunyi senyap, terlihat banyak janur kuning berserakan di depan pintu masuk, menurut keterangan warga setempat, di gunung tersebut satu hari sebelumnya diadakan upacara adat “Teteki” bulan suro Gunung Limo. Untuk mencapai lokasi bertapa di Gunung Limo seseorang harus terlebih dahulu mendaki gunung itu, karena tempatnya hampir berada di puncak.
Dari pendopo upacara Teteki, lokasi pertapaan itu berada sekitar 1000 meter di atasnya. Dari samping pendopo itu ada jalan setapak yang menanjak menuju lokasi pertapaan. Setelah itu melanjutkan pendakian. Jalur pendakian gunung Limo diawali dengan melewati jalan setapak yang tertutup oleh semak belukar, ranting pohon dan rumput ilalang. Selain itu jalan yang harus dilalui benar-benar licin disebabkan hujan deras yang mengguyur siang hari.
Selayaknya pegunungan, hawa dinginpun langsung menerpa begitu menginjak ketinggian beberapa ratus meter. Disaat musim penghujan, melewati jalan tersebut harus ekstra hati-hati. Karena jalan yang penuh rumput sangat licin jika terkena air hujan apalagi medan pendakiannya sangat terjal. Saat menjelajah tempat itu, kebetulan hujan baru turun. Sehingga jalanan sangat licin. Meskipun ekstra hati-hati ketika berjalan, tetap saja berkali-kali hars meraih semak-semak liar untuk cengkraman tangan agar tak tergelincir.
Setelah melalui jalan setapak yang licin di ketinggian 600 meter, dua batu besar seolah menghadang perjalanan. Batu tersebut membentuk semacam pintu gerbang dengan celah sempit, tepat di tengahnya nampak sebuah celah batu yang sangat sempit-selo matangkep-red. sehingga pendaki harus berjalan memiringkan badannya. Menurut warga setempat, ketika melewati celah batu yang sempit tersebut tidak boleh mempunyai pikiran yang kotor dan hatinya harus bersih tidak boleh mempunyai niatan buruk. Jika ingin melewatinya dianjurkan memantapkan pikiran.
Menurut pengakuan Kederi (56), dia pernah mendaki gunung tersebut bersama temannya yang berbadan kerempeng, ketika melewati celah batu, Kederi bisa memasuki celah tersebut dengan mudah. Berbeda dengan yang dialami temannya, dia merasa kesulitan untuk melewati celah tersebut, sehingga dia harus merayap dengan berjalan miring padahal dia tidak mengenakan aksesoris apapun, tubuhnya pun juga tidak begitu besar seperti tubuh Kederi.
Setelah melalui celah tersebut akan ditemui sebuah bangunan mirip tugu berukuran kecil yang dipercaya merupakan petilasan seorang sakti yang membuka lahan (babad alas) untuk pertama kalinya di tanah Pacitan. Setelah melewati tugu, akan nampak perbukitan kapur yang menjulang tinggi, Nah disinilah tingkat kesulitan dalam pendakian, krena harus melewati akar-akar pepohonan dan merayap diantara bebatuan serta semak belukar, dahulu di Gunung Limo terdapat tangga yang terbuat dari tali sehingga cukup membantu dalam pendakian.
Setelah sampai di dekat puncak Gunung Limo akan terlihat batu besar yang tinggi, di batu inilah bisa terlihat bebas pemandangan seluruh wilayah-wilayah pedesaan dan perkotaan yang terdapat di Pacitan. Di tempat ini juga, Kederi menceritakan, bagi orang yang sedang beruntung maka orang tersebut akan melihat banyak buah-buahan segar yang bisa dimakan saat itu juga. Tapi buah-buahan segar tersebut jika dibawa turun dari gunung tersebut, secara ajaib akan beruah menjadi kumbang besar yang bertanduk, dikarenakan di gunung inilah dahulu dijadikan sebagai tempat pertapaan oleh seorang tokoh sakti bernama Mbah Tunggul Wulung, beliau dikenal sebagai Sang Maha Tapa, yang kini tinggal cerita.
Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: alam, berburuhantu, burhan, dennycagur, di, eksotis, Gaib, Gunung, hantu, ilmu, inti, jalan-jalan, Jati, kisukma, limo, Mbah, meditasi, mendaki, metafisika, Misteri, mistis, pacitan, padepokan, Pangeran, pelet, pengalaman, Petilasan, Placesetan, puncak, semedi, semesta, Spiritual, Sukma, Supranatural, tunggul, wulung
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Pengalaman Mendaki Puncak Gunung Limo di Pacitan, Jatim. Antara Eksotis Alam & Mistis Petilasan Mbah Tunggul Wulung
Meski berbagai usaha (ikhtiyar) telah dilakukan agar cepat hamil. Namun, apakah anda pernah mencoba terapi hujan? Terapi hanya dengan memanfaatkan... selengkapnya
Asal-usul Seputar Ritual Nyeleneh Gunung Kemukus Seiring dengan perjanalanan waktu adegan-adegan semacam itu memang sulit untuk ditemukan di kawasan gunung... selengkapnya
Telisik Metafisika Nusantara dari Fenomena Puncak Semeru Bertopi Isyarat Para Dewa Musyawarah Sambut Ratu Adil Puncak Gunung Semeru dilingkupi fenomena... selengkapnya
Setiap tanggal 21 April, wanita Indonesia dengan gegap-gempita memperingati Hari Kartini. Sosok ini dinilai sebagai pahlawan Emansipasi bagi kaum hawa... selengkapnya
Juli 2018 Gathering dan Halal Bi Halal 08 Juli 2018 Tempat:Padepokan Inti Semesta – Bandung Agustus September Oktober November... selengkapnya
Padepokan Inti Semesta Adakan Gemblengan Silat Tenaga Dalam dan Bela Diri Setiap Minggu Ikuti Latihan Rutin Mingguan – Jurus Tenaga... selengkapnya
Menakar Peluang Pilpres 2019 dalam Ramalan Sri Aji Jayabaya Indonesia Dipimpin “Ratu Adil” Sri Aji Jayabaya adalah tokoh yang identik... selengkapnya
Mengangkat Kembali Peninggalan Leluhur Sunda Lestarikan Hajat Puseur Dayeuh Pabaru Sunda Ada yang unik di tahun 2017 di tanah Sunda,... selengkapnya
“Kenapa ya Dul, Allah itu menggunakan kata Esa itu dengan berbagai versi di Al-quran, ada kata Ahad, ada kata Wahdah,... selengkapnya
Kisah ini dikutip dari buku Babad Tanah Cirebon, karya PS Sulendraningrat, yang menjelaskan tentang perjalanan Syarif Hidayatullah bertemu dengan Nabi... selengkapnya
Cemeti Ali merupakan sebuah piranti perisai diri yang sangat kuat dalam memberikan perlindungan mutlak lahir batin bagi pemiliknya. Secara alami… selengkapnya
Rp 1.000.000Shamballa Multidimensional Healing Suatu Teknik Penyembuhan Holistik dari Era Atlantis Shamballa Multidimensional Healing (SMH) adalah suatu teknik energi esoteris yang… selengkapnya
Rp 3.000.000Ajian untuk meningkatkan perlindungan diri, kekebalan, keselamatan, pagar ghaib, meningkatkan kesadaran spiritualitas dan kesaktian lahir dan bathin. pemilik Ajian ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Mustika Ilmu Laduni adalah mustika hasil ritual dan riyadoh dengan lmu hikmah tingkat tinggi khususnya ilmu laduni. Mustika ini secara… selengkapnya
Rp 1.000.000Ritual Ruwat Jodoh dan Pemutusan Karma Buruk Ritual ruwat diri, ruwat tubuh fisik dan tubuh spiritual. PUTUSKAN karma Buruk tersebut… selengkapnya
Rp 1.600.000Kristal untuk Penyembuhan dan Pemancar Kharisma Melalui program energi dan teknik meditasi Shamballa, Kristal ini diprogram untuk memancarkan energi penyembuhan… selengkapnya
Rp 1.000.000Ilmu Pemusnah Sihir dan Santet adalah Ilmu yang berfungsi untuk menghancurkan dan mengobati sihir, santet, teluh, guna-guna baik yang baru… selengkapnya
Rp 2.500.000GARAM RUQYAH MANDI Telah dibacakan Ayat Al-quran + Hizib & Doa Garam khusus mandi yang telah dibacakan Ayat Al-quran disertai… selengkapnya
Rp 300.000Mustika Sapujagat merupakan mustika yang berisi Khodam Eyang Sapujagat. Secara alami mustika ini memiliki energi positif yang sangat kuat, mampu… selengkapnya
Rp 1.500.000Pengisian Khodam Eyang Sapujagat Multifungsi, tanpa pantangan, tanpa puasa/ tirakat. instan langsung diisi dan bisa dirasakan keberadaannya. Eyang Sapujagat merupakan… selengkapnya
Rp 1.600.000








Saat ini belum tersedia komentar.