● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Misteri Buaya Bawa Jenazah ke Tepi Sungai Lempake
Misteri Buaya Bawa Jenazah ke Tepi Sungai Lempake, Kaltim
Akibat Buaya Liar, Siluman Buaya ‘Kembalikan’ Jasad Korban
Sebuah video menggambarkan tentang buaya sedang menyeret jenazah yang diketahui bernama Syarifuddin ke tepi sungai yang direkam warga menjadi viral di media sosial. Awalnya diduga buaya tersebut membantu seorang pria yang tenggelam dan mengirimkannya ke tepian. Belakangan diketahui pria tersebut diterkam buaya saat berenang bersama temannya. Benarkah itu adalah upaya Siluman Buaya yang sedang menyelamatkan jasad dari korban terkaman buaya liar? Berikut hasil investigasi gaib yang dilakukan posmo bersama Pangeran Sukma Jati, Gubes Padepokan Inti Semesta. SETELAH melakukan penerawangan dan raga sukma pada malam Jumat, (20/7/2017). Akhirnya, Pangeran Sukma Jati mendapatkan informasi gaib terkait kejadian yang menimpa Syarifuddin (41 tahun) korban diterkam buaya saat mandi di sungai. Kejadian ini terjadi di Sungai Lempake, Kampung Biatan Lempake, Kecamatan Biatan Kabupaten Berau pada 19 Juli 2017 lalu. Dari informasi gaib itu, diketahui bahwa Sungai Lempake merupakan Istana Siluman Buaya di Kampung Biatan Lempake. Lokasi mistis yang berupa gerbang dengan gambar mulut buaya yang menganga lebar pun berhasil terlihat dari ritual yang dilakoni sang spiritualis asal Bandung ini. “Lokasi tempatnya di dalam perairan sungai berjarak 1 KM dari tempat warga menunggu korban di tepi sungai. Di dalam istana tersebut sebenarnya tidaklah megah. Persis seperti suasana di kampong / pedesaan. Warga gaib hidup rukun dengan aturan dari ketua adat. Mereka pun memiliki ikatan batin dengan pendiri Kampung Lempake. Sehingga sebenarnya tidak ada maksud sama sekali jika ada korban jiwa yang memakan warga sekitar Sungai Lempake,” ungkapnya sembari menambahkan meski faktanya tumbal yang diinginkan pun sebenarnya bukan yang berasal dari Kampung Lempake. “Karena sudah perjanjian diawal saat sesepuh Kampung Lempake membuka lahan tersebut menjadi perkampungan,” tandasnya. Meski sudah tradisinya setiap tahun Siluman Buaya di tempat itu mencari korban sebagai tumbal. “Namun, tumbal yang sesuai syarat saja yang akan diterima oleh adat di istana tersebut. Tumbal yang tidak sesuai syarat akan ditolak dan wajib dikembalikan,” tegasnya. Diketahui, Syarifuddin yang merupakan korban kejadian tragis ini sudah biasa melakukan mandi di sungai. “Saat itu Syarifuddin ditemani oleh beberapa rekannya. Korban Syarifuddin selama hidupnya adalah orang yang baik, suka menolong orang lain dan gemar berdzikir. Namun kejadian naas menimpa korban, seekor buaya menariknya dan membawanya ke dalam sungai,” tambahnya. Untuk mengungkap lebih dalam serta dari informasi gaib yang diterima posmo dari raga sukma yang dilakoni sang spiritualis menyebutkan bahwa, “Buaya yang menerkam Syarifuddin ini adalah buaya liar yang bukan anggota / warga dari Istana Siluman Buaya di sungai itu. Buaya liar ini terdiri dari 3 ekor yang tidak sengaja melewati aliran Sungai Lempake dan tidak “permisi” kepada Ketua Adat / Raja Istana Siluman Lempake. Karenanya buaya tersebut tidak mengetahui aturan yang ada di sana. Kejadian ini diketahui oleh Panglima Buaya yang sedang melakukan “Patroli” dan mengamankan ketiga buaya liar tersebut untuk diadili. Melalui Musyawarah Adat di Istana Siluman itu, yang dipimpin oleh Ketua Adat (Semacam Raja) dan dihadiri oleh warga siluman buaya di sana menghasilkan keputusan agar jasad ini dihantarkan kembali,” kisahnya usai menerima pentunjuk gaib itu.
Berikut dialog gaib Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma Jati) dengan Ketua Adat Siluman Buaya Lempake menyoal peristiwa syarat mistik nan aneh itu . Pangeran Sukma Jati (Pangeran) : Assalamualaikum Yaa Ahlul Gaib Muara Lempake?! Ketua Adat atau Raja Istana Siluman Lempake (Siluman) : Waalaikumsalam. Pangeran : Maafkan jika Saya tidak sopan kepada sesepuh Ketua Adat. Maksud Saya ke sini adalah ingin meminta petunjuk mengenai musibah yang terjadi kepada saudara Saya. Siluman : Ya Pangeran, memang hal itu sudah kami bahas bersama warga di sini. Buaya yang melakukan hal tersebut adalah bukan warga Kami, mereka warga dari luar istana yang menumpang lewat tetapi tidak sempat meminta izin kepada Kami. Mereka sekarang sudah Kami amankan untuk diberi sanksi agar menjadi pelajaran ke depannya. Saya pun memerintahkan agar jasad tersebut di antarkan kepada warga manusia. Saya mengutus 3 panglima Saya untuk mengawal dan menyerahkan jasad tersebut kepada warga yang memang sedang menunggu. Pangeran : Terimakasih sesepuh adat atas bantuan dan penjelasannya. Saya undur diri, Assalamualaikum! Siluman : Waalaikumsalam
Begitu dialog Pangeran Sukma Jati dengan Ketua Adat bangsa gaib Siluman Buaya Sungai Muara Lempake, dari informasinya bahwa nama Ketua Adatnya adalah: Kyai Banyu Setra.
Sumber:
Samberlilin99.blogspot.com
PADEPOKAN INTI SEMESTA
Profile Kami klik di sini
Mau belajar spiritual dan metafisika langsung dengan ahlinya? Ayo gabung bersama Padepokan Inti Semesta Pusat Gemblengan spiritual dan metafisika untuk private dan publik. Dapatkan juga produk-produk spiritual dan supranatural kami di link berikut…
www.padepokanintisemesta.com
Email: pangeransukmajati@yahoo.com
IG: @pangeransukmajati
Youtube: Ki Sukma TV
Office:
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jalan. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat.
Jam praktek: Pk. 10.00 s.d 17.00 WIB
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir No.40 Rt/Rw 01/01, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Bandung, Batin, Bawa, Buaya, Cimahi, Horor, inti, Jakarta, Jati, Kaltim, ketiga, Ki, Korban, Lempake, Liar, mata, Misteri, padepokan, Pangeran, Paranormal, Pawang, Placesetan, semesta, Spiritual, Sukma, Sungai, Supranatural
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Misteri Buaya Bawa Jenazah ke Tepi Sungai Lempake
Putra Sunan Ampel dan Nyai Ageng Manila ya g lahir pada tahun 1465 ini meninggalkan berbagai jejak spiritualnya di sebuah... selengkapnya
Upacara Teteki merupakan satu bentuk upacara tradisonal di Pacitan, dimana masyarakat sekitar Gunung Limo masih menganggap memiliki nilai magis, sehingga... selengkapnya
Memang obat berbahan kimia mampu menghilangkan nyeri dengan cepat. Namun, obat tersebut hanya menekan penyakit tanpa mengobati penyakit sepenuhnya. Justru... selengkapnya
Anda bisa menggunakan bahan dapur untuk membuat kulit terlihat cerah dan muda hanya dalam hitungan hari saja, yaitu dengan menggunakan... selengkapnya
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga Sejak Kamis 13 April lalu, Mbah Fanani sudah... selengkapnya
Bicara bintang, secara umum banyak sudut pandangnya. Bisa dalam eksistensinya sebagai makhluk penghias alam, sorot cahayanya sebagai petunjuk bagi manusia,... selengkapnya
Kiai Abdul Hamid begitu nama pria yang dilahirkan pada tahun 1333 H, di Desa Sumber Girang, Lasem, Rembang, Jawa Tengah.... selengkapnya
Menyibak Petilasan Dampu Awang Simpan Harta Karun, Jadi Lokasi Pertapaan Baru Mbah Fanani Pertapa gunung Dieng yang tersohor, Mbah Fanani,... selengkapnya
Komunikasi Orang Sakti Lewat Alam Gaib Pertemuan Dua Pertapa di Petilasan Dampu Awang Syekh Rojab atau Abah Rojab kini menjadi... selengkapnya
Warga Bondowoso kembali dibikin geger dengan ditemukannya kembali sebuah benda prasejarah di wilayah mereka. Pasalnya tidak banyak literatur sejarah dalam... selengkapnya
Prana Shakti adalah suatu teknik energi yang berakar dari tradisi mistik tibet kuno. Prana Shakti berasal dari kata Prana yang… selengkapnya
Rp 3.500.000Susuk Gaib Berlian Susuk Gaib Berlian adalah susuk yang berfungsi untuk daya pengasihan, pelarisan, mendatangkan rezeki, melancarkan bisnis, usaha, karir,… selengkapnya
Rp 2.500.000Ajian untuk meningkatkan perlindungan diri, kekebalan, keselamatan, pagar ghaib, meningkatkan kesadaran spiritualitas dan kesaktian lahir dan bathin. pemilik Ajian ini… selengkapnya
Rp 2.500.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Baju Seragam untuk Anggota Padepokan Inti Semesta Sebuah Simbol persaudaraan dan keanggotaan resmi di Padepokan Inti Semesta, silahkan Miliki Seragam… selengkapnya
Rp 200.000Cemeti Ali merupakan sebuah piranti perisai diri yang sangat kuat dalam memberikan perlindungan mutlak lahir batin bagi pemiliknya. Secara alami… selengkapnya
Rp 1.000.000Siapapun anda yang ingin terjun di dunia spiritual/ supranatural/ paranormal PROFESSIONAL. Setelah belajar di banyak tempat namun belum juga PD… selengkapnya
Rp 16.000.000Kristal untuk Penyembuhan dan Pemancar Kharisma Melalui program energi dan teknik meditasi Shamballa, Kristal ini diprogram untuk memancarkan energi penyembuhan… selengkapnya
Rp 1.000.000Azimat Kulit Macan Mahkota Sulaiman Azimat Kulit Macan sudah Masyhur di kalangan Spiritualis dan Penggemar ilmu Ghaib. Kulit Macan yang… selengkapnya
Rp 1.500.000Khusus untuk Wibawa, kharisma, Sima, Gertakan Macan, Naik Jabatan, Jaga Diri, Jaga Rumah, Kekebalan Tubuh, Meningkatkan Bobot Pukulan, Jika ada… selengkapnya
Rp 1.600.000








Saat ini belum tersedia komentar.