● online
- Liontin Kristal Kesehatan Berenergi Shamballa....
- Mustika Kepompong Wesi Kuning Full Power....
- Pengisian Ilmu Ghaib,Pelet,Keselamatan....
- Cincin Giok Kesehatan Berenergi Reiki....
- Tenaga Dalam Karomah Asmaul Husna....
- Penyepuh Azimat dan Pusaka....
- Ilmu Pelet Dahsyat Semar Kuning....
- Madu Yasin Obat Mujarab....
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Komunikasi Orang Sakti Lewat Alam Gaib Pertemuan Dua Pertapa di Petilasan Dampu Awang
Komunikasi Orang Sakti Lewat Alam Gaib
Pertemuan Dua Pertapa di Petilasan Dampu Awang
Syekh Rojab atau Abah Rojab kini menjadi perhatian masyarakat Nusantara. Selain orang yang dikenal sebagai sohib dari Mbah Fanani, Abah Rojab yang berusia sekitar 95 tahun itu belum banyak dikenal masyarakat luas. Lantas siapa Abah Rojab yang sukses mengakhiri pertapaan Mbah Fanani di Dieng?
Anak ketiga Abah Rojab, Toha (42) menuturkan, ayahnya dengan Mbah Fanani pernah berguru pada seorang kyai di sebuah pesantren. Keduanya memiliki thoriqoh yang sama sehingga memiliki visi bersyiar islam dengan cara masing-masing. Saat Saya berumur 5 tahun, Abah Hijrah dari Wonosobo ke Desa Dukuhjati, kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Disini abah berkumpul dengan teman-teman satu perjuangan lainnya,” beber Toha di petilasan Dampu Awang, desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Rabu (19/4/2017).
Prosesi hijrah tersebut berbarengan dengan pindahnya Mbah Fanani dari Indramayu ke Dieng, Wonosobo. “Mbah Fanani tahun 81 perjalanan dari kesambi dan Abah turun dari (Wonosobo). Mungkin itu aplus,” jelasnya.
Selama berada di Indramayu, Abah Rojab dikenal sebagai salah seorang ulama besar yang bersyiar dengan cara santun. Bahkan kala itu dia dikenal sebagai pelopor pengguna toa atau pengeras suara saat bersyiar di masjid. Hal itu tak lain agar jangkauan syiar lebih luas, dan hingga kini tradisi itu masih dipertahankan.
Sekitar tahun 1991, Abah beserta keluarga hijrah ke Kalimantan Tengah untuk mengikuti program transmigrasi. Tidak hanya keluarga, Abah juga mengajak sekitar 250 kepala keluarga lain untuk mengikutinya. Selama bertahun-tahun Abah mempelopori dan mengajak warga lain untuk menjadikan hutan rimba di Kalteng menjadi hutan produktif.
Di era kepemimpinan Presiden Gus Dur,langkah Abah Rojab semakin mendapat dukungan. Hal itu lantaran Abah pernah sama-sama belajar bareng Gus Dur di sebuah pesantren di Tegal Rejo, Magelang Jateng. Atas kedekatannya itu akhirnya disetujui agar Kalimantan menjadi salah satu basis pohon sawit bekerja sama dengan negara Timur Tengah.
“Awal Januari 2015 Saya ditugaskan Abah untuk memuliakan dan mencari sumur seorang nahkoda, panglima perang dari Cina bernama Syekh Dampu Awang. Dan akhirnya petilasannya ditemukan dan sekarang seperti saat ini” ungkap Toha.
Syiar agama Abah Rojab kini beralih tugas kepada Toha. dari 10 anak, Toha terpilih untuk melakoni tugas tersebut. “Alhamdulillah dua tahun ini sudah berhasil membangun 23 majelis di Indramayu,” tuturnya. Setelah sekian lama berada di Kalimantan, Selasa, 18 April siang, Abah akhirnya pulang kembali ke Indramayu. Dia diminta pulang oleh Mbah Fanani dan kini mereka berdua mendiami sebuah kamar khusus di dalam Mushalla Pantilasan Dampu Awang.
Disambut Shalawat
Akhirnya, untuk pertama kalinya mbah fanani bertemu dengan Syekh Rojab atau Abah Rojab di petilasan Dampu Alam, desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten indramayu. Momen langka itu terjadi pada Selasa (19/4/2017) siang sekitar pukul 14.50 WIB.
Abah Rojab yang semula berada di Kalimantan sejak beberapa tahun silam sengaja pulang untuk menemui Mbah Fanani yang sejak Kamis minggu lalu pindah dari Dieng, Wonosobo, Jateng. Dia terbang ke Jawa dengan menggunakan pesawat dan melanjutkan melalui perjalanan darat menggunakan mobil.
Sesampainya di pintu masuk petilasan, sejumlah warga dan pengurus yang sudah sejak pagi menunggu langsung mengumandangkan shalawat saat mobil berhenti. Begitu pula saat Abah Rojab dibopong menuju kamar Mbah Fanani, shalawat terus berkumandang tak henti.
Anak Abah Roja, Toha, beserta isterinya sontak menangis haru saat melihat orang tuanya telah tiba. Bahkan terlihat sejumlah orang yang berada di lokasi juga terlihat haru saat melihat momen langka saat kali pertama dua insan sepuh itu dipersatukan di kamar khusus yang berada di dalam mushalla.
Di dalam kamar keduanya nampak akrab meskipun selama ini hanya berkomunikasi melalui batin karena Abah Rojab berada di Kalimantan dan Mbah Fanani di Dieng. Layaknya seorang sohib yang baru bertemu untuk waktu yang lama keduanya terlihat semringah. Bahkan Mbah Fanani yang dikenal tak pernah berbicara terlihat melontarkan kata-kata sehingga membuat Abah Rojab tersenyum gembira. Keduanya nampak sangat akrab, bukan hanya terlihat seyum bahagia, rangkulan keduanya membuat momen tersebut semakin bahagia.
Namun tidak diketahui persis apa yang diobrolkan keduanya. Pasalnya yang berada di dalam kamar hanya Abah rojab, Mbah Fanani, Toha, dan istrinya. Sementara para tamu termasuk wartawan hanya diperkenankan melihat dari luar pintu yang terbuka. “Mohon maaf jangan difoto-foto. Karena tidak ada izin, saya mohon yang sudah foto untuk dihapus,” ucap istri Toha kepada para tamu.
Sekitar 10 menit berselang, pintu kamar pun ditutup. Seiring Toha dan isterinya keluar dan meninggalkan Abah Rojab dan Mbah Fanani bernostalgia di dalam kamar. Seperti diketahui, Mbah Fanani menyampaikan keinginannya untuk pindah ke Indramayu kepada Abah Rojab melalui komunikasi batin. Abah Rojab yang berada di Kalimantan langsung memberi mandat kepada anaknya, Toha, untuk menjemput Abah Fanani sekitar 7 bulan lalu.
Toha yang kebingungan dan merasa tak sanggup akhirnya baru mendapat petunjuk pada Kamis lalu untuk menjemput Mbah fanani. Penjemputan itu kemudian berkembang menjadi isu penculikan karena dilakukan pada malam hari dan sempat terjadi insiden.
Sesampainya Mbah Fanani di Indramayu, dia meminta Abah Rojab untuk sama-sama pulang. Hingga akhirnya pada Selasa siang Abah Rojab pulang dan bisa bertemu dengan Mbah Fanani.
Penjemputan Terkait Orang Sakti
Sementara itu, Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Azun Mauzun, salah seorang yang membawa Mbah Fanani dari Dieng, Jawa Tengah menceritakan alasan penjemputan Mbah Fanani terkait dengan ‘orang sakti’.
Mbah Fanani dijemput dari pertapaannya pada Rabu (12/4). Warga di jalan Raya Dieng, Rt/Rw 01/01 Desa Diengkulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjar Negara, Jawa Tengah, tak tahu kemana perginya pria yang sudah 20 tahun tinggal di tenda 2X3 meter itu.
Azun mengatakan Mbah Fanani memiliki keinginan bertemu seseorang sehingga minta dijemput. Menurutnya, komunikasi si Mbahdengan Abah Rojab dilakukan lewat batin, “Suatu saat beliau berdua akan bertemu,” tutur anggota DPRD Indramayu itu, Senin (17/4).
Siapa sebenarnya Abah Rojab? “Abah Rojab itu pertapa juga. hubungan antara Abah Rojab dan Mbah Fanani Wallahu A’lam, ungkapnya. Abah Rojab tak pernah menetap di suatu tempat. “Beliau asli Wonosobo dan menetap lama di Indramayu. Beliau selalu berpindah-pindah,” jelasnya.
Azun menceritakan mengenai kemampuan Abah Rojab menyembuhkan orang sakit jiwa. Banyak pasien menjalani terapi selama tiga bulan setelah itu bisa kembali normal. “Metodenya mereka dibiarkan di rumah beliau dan banyak yang sembuh. Dipijat dan didoakan,” kata Azun. Ada pejabat pernah berobat? “Banyak.” Namun dia menolak membeberkan identitas mereka.
Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: alam, awang, Bandung, Cimahi, dampu, dennycagur, dua, Gaib, inti, Jakarta, Jati, kisukma, Komunikasi, Konsultasi, lewat, mistis, orang, padepokan, Pangeran, Paranormal, pelet, pertapa, pertemuan, Petilasan, pintar, Placesetan, sakti, semesta, sobat, Spiritual, Sukma, trans7
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Komunikasi Orang Sakti Lewat Alam Gaib Pertemuan Dua Pertapa di Petilasan Dampu Awang
Dengan mengutip ajaran Kanjeng Nabi Muhammad dan gurunya Al-Ghazali menyimpulkan bahwa kehidupan kita ini sesungguhnya hanya terdiri dari tiga tarikan... selengkapnya
Beliau lahir di Khurasan, Iran, pada tahun 325H/937 M dalam sebuah keluarga yang sangat taat beragama. Bahkan kedua orang tuanya... selengkapnya
RENUNGAN UNTUK PARA PENDAKI SPIRITUAL Cintailah semuanya, jangan membenci dan jangan berprasangka buruk terhadap siapapun. Menyerukan kedamaian akan membuatmu tenang.... selengkapnya
Mengangkat Kembali Peninggalan Leluhur Sunda Lestarikan Hajat Puseur Dayeuh Pabaru Sunda Ada yang unik di tahun 2017 di tanah Sunda,... selengkapnya
Sayyid Jamaludin Al-Afgani Pencetus Pan Islamisme Sayyid Jamaluddin Al-Afgani merupakan tokoh pembaharu yang bercita=cita mendirikan Pan Islamisme. Waktu itu umat... selengkapnya
Horoskop Jawa Penjabaran Mapasapta, Wuku Kurantil Dewa: Bathara Wisnu Keris yang cocok: Pandawa, Rarasindhuwo, Sempana Badhong, Semar Mesem, Semar Getak,... selengkapnya
Tenaga dalam atau istilah asingnya adalah “Inner Power ” adalah tenaga yang tersimpan di dalam tubuh manusia dan mengendap di... selengkapnya
Kisah Pandawa Kurawa, Karna Tewas Terpenggal di Ujung Panah Arjuna Perang Baratayuda, atau lengkapnya Baratayuda Jayabinangun, perang antar darah Barata... selengkapnya
Dikisahkan, saat itu di istana wilayah Mandaraka, abdi istana telah menghadirkan kedua orang tamu yang sedari lepas tengah malam menunggu,... selengkapnya
Di Tangerang terdapat tiga kelenteng yang keberadaanya tidak dapat dipisahkan satu sama lain. Salah satunya adalah Kelenteng Boen San Bio,... selengkapnya
GARAM RUQYAH MANDI Telah dibacakan Ayat Al-quran + Hizib & Doa Garam khusus mandi yang telah dibacakan Ayat Al-quran disertai… selengkapnya
Rp 300.000ROGRAM KHUSUS PENGISIAN ILMU GHAIB, PELET DAN KESELAMATAN Bagi anda yang tertarik untuk membentengi diri dengan ilmu gaib/ energi keselamatan… selengkapnya
Rp 2.500.000Kehidupan memiliki misteri, ada hal-hal yang berada di luar logika. tidak selamanya pikiran manusia mampu memahami makna dari suatu peristiwa…. selengkapnya
Rp 1.000.000Ilmu Pelet Kuno Ampuh Tradisi Turun Temurun Ilmu Pelet Si Leugeut Teureup, merupakan ilmu Pelet Kuno yang tergolong Ilmu Pelet… selengkapnya
Rp 2.500.000Keharmonisan rumah tangga bisa tercipta salah satunya melalui urusan ranjang. Ketika pasangan kita merasa tidak puas lalu dia diam saja,… selengkapnya
Rp 3.000.000Kami memberikan pelatihan hipnotis dengan teknik Modern dan Tradisional. Teknik modern disebut juga Western Hypnosis yaitu bebas dari unsur mistic… selengkapnya
Rp 3.000.000Cemeti Ali merupakan sebuah piranti perisai diri yang sangat kuat dalam memberikan perlindungan mutlak lahir batin bagi pemiliknya. Secara alami… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Green Calchedony adalah mustika Hasil riyadhoh dengan ilmu Hikmah tingkat tinggi dan Amalan Sholawat Syifa. Mustika ini memiliki energi… selengkapnya
Rp 1.500.000Bagi Anda yang Ingin mengetahui, menekuni dan mengeksplorasi Dunia Lain, Alam Astral dan Keajaiban Dunia Bawah Sadar. Ikuti Gemblengan Ilmu… selengkapnya
Rp 3.000.000








Saat ini belum tersedia komentar.