● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Kisah Sunan Kalijogo Berdakwah di Cirebon Kutuk Santri yang tidak Shalat Jumat Jadi Kera
Kisah Sunan Kalijogo Berdakwah di Cirebon Kutuk Santri yang tidak Shalat Jumat Jadi Kera
Penyebaran Islam di Indonesia khususnya di Pulau Jawa, para Wali Songo dianugerahi karomah atau kesaktian untuk memudahkan mereka berdakwah. Tak terkecuali Sunan Kalijaga . Ia berdakwah hingga di Cirebon. Ada kisahnya cukup menarik. Seperti apakah, berikut kisahnya:
Memang cerita seputar Sunan Kalijaga memang tiada habisnya. Selain terkenal nyentrik, Sunan yang satu ini juga tersohor karena ilmu kanuragannya. Sunan Kalijaga adalah sunanyang ditugaskan untuk menyebarkan agama Islam di Indonesia, ia sangat sakti dan mandraguna. Ia pun mampu menciptakan sejumlah ilmu mematikan tingkat tinggi , seperti ilmu lembu sekilan dan ajian waringin sungsang.
Sunan Kalijaga banyak menghabiskan waktu berdakwah di daerah Kalijaga, Cirebon. Oleh karena itu Sunan Kalijaga atau Raden Said pun diberi gelar sesuai tempat tersebut. Ia juga sering berdakwah dan menyebarkan ilmu kepada masyarakat membuatnya mempunyai banyak murid. Namun tidak semua muridnya penurut, ada pula yang masih membangkang. Saat itu pada hari Jumat, Sunan Kalijaga dan para pengikutnya melaksanakan shalat wajib, shalat Jum’at. Kebetulan saat itu , jumlah orang yang mengikuti shalat Jumat adalah 39 orang, sedangkan Sunan Kalijaga memberikan pengertian bahwa pada shalat Jumat diikuti minimal 40 orang. Dan saat itu kurang 1 jama’ah sholat Jum’at. Maka Sunan Kalijaga memerintahkan seseorang untuk mencari satu jama’ah di sekitar masjid. Kemudian orang yang disuruh tersebut menemukan seseorang yang sedang memancing, diketahui bahwa seseorang tersebut sedikit kaya lalu ia mengajaknya untuk sholat Jumat “mari sholat jum’at” lalu orang tersebut menjawab “saya tidak mau”, kembalilah ia ke masjid dan mengatakan pada sunan bahwa , seseorang yang mancing tadi tidak mau diajak sholat jumat.
Kemudian sunan memerintahkan ia untuk mengajak kembali, ia pun pergi dan kembali mengajak seorang tadi. Namun tetap saja ia menolak “saya tidak mau”, rezeki saya sedang baik” kemudian ia kembali lagi ke sunan. Namun lagi-lagi sunan memerintahkan untuk memanggilnya kembali. “Suruh dia kembali bilang bahwa yang mengajak Saya”kata Sunan, dan kembalilah suruhan itu ke orang tadi, namun orang tadi tetap menolak. “Sunan kalijaga pernah menyuruh para santrinya untuk segera bersiap menunaikan shalat Jumat. Namun santri-santri tersebut tidak mengindahkan panggilan Sunan dan masih asyik bermain di sungai. Bahkan sampai shalat selesai, anak-anak tersebut masih bermain”, ujar Edi keturunan Sunan Kalijogo ke 17.
Jumlahnya Tidak Bertambah
Sunan Kalijaga marah. Tapi bukannya menegur, Sunan Kalijaga hanya mengatakan dalam hati bahwa santrinya mirip binatang. Hanya seekor monyetlah yang tidak mau shalat, terkutuklah kau menjadi monyet” kemudian seorang tadi tiba-tiba berubah menjadi seekor monyet.
Tak disangka, tiba-tiba para santri yang tadi asyik bermain kaget melihat tubuh mereka mengeluarkan ekor seperti kera. Mengetahui kesalahan mereka, para santri yang sudah sepenuhnya menjadi kera itu pun meminta maaf, namun keadaan mereka tidak berubah. Menurut Sunan, monyet adalah hewan yang hampir sama dengan manusia, hanya saja manusia diberikan pemikiran yang lebih dibandingkan monyet, juga manusia adalah seorang khalifah Allah yang ditugaskan di bumi. Dan sampai sekarang di area masjid tersebut terdapat monyet berjumlah 40 ekor, tidak kurang ataupun lebih, karena 40 monyet tersebut adalah keturunan seorang tadi yang telah dikutuk menjadi monyet. Dan anehnya, setiap hari jumat, monyet-monyet tersebut tidak ada dalam sekeliling masjid, ia berkumpul dan konon saling menyesali perbuatan mereka yang tidak mempercayai adanya ajaran-ajaran yang disebarkan Sunan Kalijaga itu sebenarnya benar. Kini para Kera yang terdiri dari tiga kelompok itu diyakini jumlahnya tidak bertambah ini hidup di sekitar pertapaan Sunan Kalijaga.
Suatu kali monyet keramat ini pernah menyerang manusia. Saat itu tidak ada yang berani mengusik monyet tersebut. “Anaknya dikejar sampai digigit pantatnya ngelapor ke tentara, sudah Saya kasih saran tapi katanya membahayakan tapi jangan menyalahkan saya akhirnya ditembak, meninggal besoknya tentaranya”, ucap Raden Edi keturunan Sunan Kalijogo ke-17.
Monyet yang berjumlah puluhan ini juga dianggap istimewa karena dinilai bisa memprediksi situasi negara. “Kalau negara lagi gonjang-ganjing, monyet berkelahi terus bisa buat tanda seperti kalau ada pergantian pemerintahan,” tuturnya.
Sumber: Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: berdakwah, Cirebon, dennycagur, di, Jati, Jejak, Kalijaga, kalijogo, Kera, kisahwali, kisukma, kutuk, mandraguna, menjadi, mistis, Pangeran, Paranormal, Placesetan, sakti, Santri, shalat, sobat, Spiritual, Sukma, Sunan, Supranatural, trans7, wali
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Kisah Sunan Kalijogo Berdakwah di Cirebon Kutuk Santri yang tidak Shalat Jumat Jadi Kera
Upacara Teteki merupakan satu bentuk upacara tradisonal di Pacitan, dimana masyarakat sekitar Gunung Limo masih menganggap memiliki nilai magis, sehingga... selengkapnya
Menakar Keistimewaan Keris Umyang Jimbe Dahulu untuk Perang, Kini datangkan Rezeki Keris Umyang Jimbe ini dibuat oleh Mpu Supo dengan... selengkapnya
Asal-usul Seputar Ritual Nyeleneh Gunung Kemukus Seiring dengan perjanalanan waktu adegan-adegan semacam itu memang sulit untuk ditemukan di kawasan gunung... selengkapnya
Salah satu sifat mukmin yang masuk surga tanpa hisab dan tanpa adzab adalah tidak melakukan pengobatan dengan kay, yaitu metode... selengkapnya
Tidak seperti di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa, makam orang-orang suci yaitu, para wali begitu terawat. Namun di Yaman yang... selengkapnya
Indonesia memiliki suku terbanyak di dunia. Tercatat ada 1340 suku yang tersebar di Negara kepulauan ini. Mereka mendiami pulau-pulau besar... selengkapnya
Untuk lebih memahami apa yang dicita-cita kan Kartini, bisa kita ikuti isi kutipan-kutipan suratnya, sebagai berikut. (dari “Letters of a... selengkapnya
Laksamana Cheng Ho mendarat pertama kali di Nusantara pada tahun 1405 M d Tuban. Ketika Cheng Ho mendarat di wilayah... selengkapnya
Di negara kita, perayaan maulid Nabi Muhammad SAW sudah menjadi rutinitas tajunan. Hampir seluruh lapisan masyarakat Islam memperingatinya, mulai dari... selengkapnya
Attunement merupakan satu-satunya cara untuk memperoleh kemampuan Reiki-Ho, kecuali bagi mereka yang mendapatkan karunia sehingga dapat mengalami apa yang dinamakan... selengkapnya
Mustika kepompong wesi kuning adalah mustika yang termasuk dari jenis Pusaka Wesi Kuning yang tersohor di Nusantara. Wesi Kuning sendiri… selengkapnya
Rp 2.000.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Gelang Giok Kesehatan Berenergi Reiki Giok kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik, berwarna hijau dengan tampilan menarik dan… selengkapnya
Rp 300.000Kami memberikan pelatihan hipnotis dengan teknik Modern dan Tradisional. Teknik modern disebut juga Western Hypnosis yaitu bebas dari unsur mistic… selengkapnya
Rp 3.000.000Azimat Kulit Macan Mahkota Sulaiman Azimat Kulit Macan sudah Masyhur di kalangan Spiritualis dan Penggemar ilmu Ghaib. Kulit Macan yang… selengkapnya
Rp 1.500.000MUSTIKA BATU COMBONG untuk Pengasihan Tingkat Tinggi Daya Gaib alami akan memancar kuat dan beraura luar biasa. Ditambah power melalui… selengkapnya
Rp 900.000Cincin Giok Kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik dengan tampilan menarik dan trendy sehingga cocok dipakai siapapun. Giok… selengkapnya
Rp 300.000Program Pengisian Ilmu Asy-Syifa adalah Program pengisian ilmu untuk menjadi penghusada/ penyembuh baik untuk menyembuhkan diri sendiri maupun orang lain…. selengkapnya
Rp 2.500.000Jasa Tarot Reading (Prediksi Tarot) Tarot adalah media berbentuk kartu yang digunakan untuk memprediksi/ membaca situasi/ kemungkinan suatu hal dalam… selengkapnya
Rp 750.000Gemblengan Tenaga Dalam Karomah Asmaul Husna (Level 1,2,3-Guru) Tenaga Dalam Karomah Asmaul Husna adalah Tenaga Dalam yang bersumber dari dalam… selengkapnya
Rp 2.500.000








Saat ini belum tersedia komentar.