● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani
Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga
Sejak Kamis 13 April lalu, Mbah Fanani sudah mulai mendiami kamar khusus yang berada diMushalla Petilasan Dampu Awang, Desa Sudi Mampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu. Sejak saat itu banyak warga yang berziarah ke petilasan dibuat penasaran dan sekaligus ingin bersilaturahmi dengan Mbah Fanani. Sehingga usai berziarah mereka selalu menyempatkan diri untuk ‘mengantre’ agar bisa bertemu dengan Mbah yang identik dengan rambut gimbalnya itu.
Terpantau sejak Senin, 17 April siang, banyak warga yang silih berganti berdatangan. Bahkan di hari ke dua, Selasa, 18 April, warga yang datang semakin banyak. Tidak hanya warga lokal Indramayu, tetapi banyak yang datang dari luar daerah seperti Cirebon, Subang, bahkan hingga Jawa Tengah dan Jawa Timur. Seperti Supriyono (52) yang datang jauh-jauh dari Kudus bersama lima orang keluarganya. Kedatangannya itu tak lain ingin berziarah sekaligus ingin bertemu dengan Mbah Fanani. “Dapat kabar Mbah (Fanani) ada di sini. Jadi sekalian sama keluarga tadi pakai mobil kesini,” ucapnya.
Selain warga biasa rupanya cerita Mbah Fanani juga menarik perhatian aparat dan pejabat. Kedatangan mereka tidak hanya untuk ziarah atau silaturahmi, tetapi ada juga yang sengaja datang untuk mencari informasi dan mengklarifikasi isu yang beredar jika Mbah Fanani ‘diculik’ dari tempatnya semula di Dieng. “Mbah, ini ada teman dari media. datang kesini mau tanya, katanya Mbah diculik,” ucap Toha kepada Mbah Fanani di patilasan Dampu Awang, Desa Sudimampir, Kecamatan Bolongan, Kabupaten Indramayu, Selasa (18/4/2017).
Mbah Fanani merespons dengan sebuah isyarat tangan melambai dan tertawa dengan suara yang sangat kecil. Isyarat tangan itu menunjukkan bahwa dia tidak menjadi korban penculikan. Selebihnya, ia hanya memberi isyarat.
Dihormati Ulama dan Kiai
Penjemputan Mbah Fanani di Dieng, Wonosobo, Jateng, hingga kini masih menghebohkan msyarakat. Bahkan penjemputan yang dilakukan pada malam hari dan mendadak itu masih dianggap sebagian orang sebagai aksi penculikan.
Toha (42), salah seorang yang menjemput Mbah Fanani, menceritakan kejadian tersebut. Toha, yang merupakan anak Syekh Rojab alias Abah Rojab, adalah orang pertama yang mendapat mandat untuk menjemput Mbah Fanani yang berada di Dieng.
Mbah Fanani sendiri menyampaikan keinginannya pindah dari Dieng ke Indramayu kepada Abah Rojab melalui pembicaraan yang dilakukan keduanya. “Yang mengerti bahasanya itu hanya beliau berdua. Saya hanya mendapat mandat tugas saja,” ungkap Toha. Sekitar tujuh bulan lalu, mandat penjemputan itu turun kepada Toha. Namun Toha tak serta merta menjalankan tugas tersebut karena masih merasa bingung dan tak sanggup. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari petunjuk.
Empat bulan sebelum menjemput, Toha bertemu dengan Mbah Fanani. Namun penjemputan urung terlaksana karena dia merasa belum mampu. Padahal, kata Toha, saat itu Mbah Fanani sudah memberi isyarat kepadanya untuk segera membawanya. Akhirnya, pada malam penjemputan, dia bersama beberapa orang lainnya datang ke Dieng sekitar pukul 23.00 WIB. Sebelum menjemput, Toha sempat mengetuk pintu rumah yangberada di depan tenda Mbah Fanani untuk meminta izin.
Saat proses penjemputan itu, dua buah tong yang berada di dekat tenda terjatuh sehingga membuat pemilik rumah keluar. Histeria baru terjadi saat Mbah Fanani diangkat, tetapi rambut gimbalnya yang panjang tidak sengaja terinjak. “Terus isteri yang punya rumah teriak, Eh, jangan begitu”. Disangkanya kita lakukan secara paksa, padahal rambutnya tidak sengaja terinjak,” katanya.
Warga sekitar baru berdatangan saat sang isteri pemilik rumah tiba-tiba menangis histeris dan meminta maaf karena selama ini dia tidak bisa memberikan hal terbaik kepada Mbah Fanani, yang ternyata seorang sepuh dihormati oleh kalangan ulama dan kiai.
“Waktu itu terus teriak minta maaf, jadi ramai. Namun Mbah Fanani sudah masuk mobil. Dan di dalam beliau langsung kedip mata ke Saya, memberi isyarat agar cepat pergi,” ucapnya. Setelah menempuh perjalanan cukup panjang. Mbah Fanani akhirnya sampai di Petilasan Syekh Dampu Awang, Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, pagi hari, sekitar pukul 05.00 WIB.
Lebih lanjut Toha mengatakan, ungkapan ‘penculik’ yang ditujukan kepadanya adalah salah besar. Pasalnya, sebelum menjemput, dia sudah mendapat izin dari pihak keluarga dan tentunya atas kehendak Mbah Fanani sendiri. Saat ini Mbah Fanani berad di sebuah kamar di dalam Musalla yang berada tak jauh dari petilasan. Mbah Fanani kini bisa beristirahat dan menjalankan rutinitasnya dengan lebih layak ketimbang sebelumnya, yang hanya sebuah tenda beralas tanah.
Posmo
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai? Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Bandung, bikin, Cimahi, dennycagur, dieng, fanani, Gaib, gimbal, hijrah, Hikmah, histeris, Horor, ilmu, inti, Jati, Kisah, kisukma, Komedi, Mbah, mistis, padepokan, Pangeran, Paranormal, pertapa, Placesetan, Rambut, semesta, sobat, Spiritual, Sukma, Supranatural, terinjak, trans7, warga
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Kisah Hijrah Pertapa Dieng Mbah Fanani Rambut Gimbal Terinjak, Bikin Histeris Warga
Ada beberapa makanan yang bersumber dari tumbuhan dan bisa membuat perilaku yang mengkonsumsi menjadi baik. Tapi ada pula sejumlah tumbuhan... selengkapnya
Menurut sifatnya, rohani berasal dari kata roh, yaitu yang menjadikan segala sesuatu itu hidup. Hidupnya Roh Rohani karena mendapat sawab... selengkapnya
Deteksi Metafisika Peristiwa Gempa & Tsunami di Sulawesi Tengah Tengara “Palu Arit” Mencengkram Nusantara Gempa dan Tsunami kembali menyerang tanah... selengkapnya
Era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia, khususnya... selengkapnya
Target seorang praktisi Reiki-Ho tingkat pertama adalah dapat melakukan penyaluran Reiki, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Secara... selengkapnya
Warga Bondowoso kembali dibikin geger dengan ditemukannya kembali sebuah benda prasejarah di wilayah mereka. Pasalnya tidak banyak literatur sejarah dalam... selengkapnya
Menafsir Nilai Spiritual dan Kekinian Serat Gatholoco Membahas Ilmu Sangkan Paran Jikalau demikian dirimu (yang hanya sekedar mematuhi waktu shalat... selengkapnya
Attunement merupakan satu-satunya cara untuk memperoleh kemampuan Reiki-Ho, kecuali bagi mereka yang mendapatkan karunia sehingga dapat mengalami apa yang dinamakan... selengkapnya
Penggunaan celak pada saat ini memang cukup jarang ditemui. Masyarakat lebih memilih kosmetik eyeliner sebagai pengganti celakan untuk memperelok mata.... selengkapnya
Perlu diketahui, sebutan Ranu tidak ada bedanya dengan danau, sebutan Danau bagi para Tapal Kuda. Mulai dari Pasuruan hingga Situbondo... selengkapnya
Minyak Pelet Ampuh Mani Gajah Khusus Anda yang ingin memiliki kekasih/ pacar/ ingin segera Menikah. sekian lama PDKT sama seseorang… selengkapnya
Rp 1.000.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Cincin Giok Kesehatan terbuat dari batu giok asli dan terbaik dengan tampilan menarik dan trendy sehingga cocok dipakai siapapun. Giok… selengkapnya
Rp 300.000Penyepuh Azimat dan Pusaka adalah Solusi untuk perawatan Azimat, Pusaka dan Ilmu kesayangan Anda. Bila Azimat, pusaka dan Ilmu yang… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Ilmu Laduni adalah mustika hasil ritual dan riyadoh dengan lmu hikmah tingkat tinggi khususnya ilmu laduni. Mustika ini secara… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika Bulan Purnama hasil tarikan alami melalui meditasi tingkat tinggi saat bulan purnama. Mustika ini berenergi, berkhodam dan memancarkan aura… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Natural Blue Ruby Mustika Ruby berwarna biru yang menarik cocok dipakai sehari-hari untuk menyempurnakan penampilan Anda. Mustika ini pun… selengkapnya
Rp 1.500.000Gemblengan Ilmu Komunikasi Ghaib & Telepati Ilmu Komunikasi Ghaib adalah ilmu Hikmah tingkat tinggi yang berfungsi untuk berkomunikasi dengan Mahluk… selengkapnya
Rp 4.000.000Kristal untuk Penyembuhan dan Pemancar Kharisma Melalui program energi dan teknik meditasi Shamballa, Kristal ini diprogram untuk memancarkan energi penyembuhan… selengkapnya
Rp 1.000.000Mustika kepompong wesi kuning adalah mustika yang termasuk dari jenis Pusaka Wesi Kuning yang tersohor di Nusantara. Wesi Kuning sendiri… selengkapnya
Rp 2.000.000








Saat ini belum tersedia komentar.