● online
Padepokan Inti Semesta Jasa Spiritual Terbaik & Terpercaya
Sejarah Berdirinya Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung (DIbangun Generasi Pertama Warga Tionghoa)
Klenteng tersebut bernama Tempat Ibadah Tri Dharma Tjoe Tik Kiong atau biasa disebut dengan Klenteng Tjoe Tik Kiong. Klenteng ini terletak di jalan Wage Rudolf Supratman No. 10 Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungangung, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur.
Lokasi Klenteng ini berada di sebelah utara Hotel Panorama Tulungagung, dan mengahadap ke arah Sungai Ngrowo. Pada waktu dipindahkan, bangunan klenteng ini juga belum semegah sekarang, pembangunannya bertahap seiring terkumpulnya dana dari orang-orang Tionghoa yang merantau dan bermukim di Tulungagung.
Dikisahkan pada masa itu, orang-orang Tionghoa generasi pertama yang menetap di Tulungagung banyak yang berasal dari Tiongkok. Mereka ke Tulungagung guna berdagang melalui sungai Brantas yang ada di Surabaya, kemudian menyusuri hingga sampai bertemu dengan Sungai Ngrowo. Pada saat itu, di daerah Tulungagung Sungai Ngrowo merupakan sungai yang penting sebagai jalan lalu lintas yang menghubungkan daerah sebelah selatan dengan daerah sebelah utara.
Sebelum memasuki bangunan utama Klenteng, terdapat sebuah gerbang (shanmen) denan ornamen khas Tiongkok. Hanya saja, ornamen yang ada di atas gerbang tersebut tergolong tidak lazim seperti ornamen yang terdapat pada Klenteng-Klenteng yang ada di Indonesia.
Di bagian atas gerbang pada Klenteng Tjoe Tik Kiong ini terdapat hiasan dua ekor ikan berkepala naga yang saling berhadapan, mengapit huo zhu (mutiara bola api mili sang Budha). Konon, ikan yang menjadi hiasan di atas gerbang tersebut berkiatan dengan sejarah awal dibangunnya Klenteng ini.
Karena dulunya lokasi tempat dibangunnya klenteng ini merupakan daerah rawa yang banyak dihuni ikan, akhirnya untuk mengenang tempat awal didirikannya Klenteng Tjoe Tik Kiong.
Setelah melewati shan men, pengunjung akan melewati halaman depan Klenteng yang cukup luas yang sudah dipasangi paving block. Di halaman depan sebelah kiri terdapat tempat pembakaran kertas (kim lo) berbentuk pagoda, di depan bangunan utama klenteng terlihat kie kwa, menara tiang bendera berwarna merahyang dulu berfungsi sebagai penunjuk bagi arah nelayan bila sedang melewati rawa-rawa yang begitu luas.
Bangunan Utama KlentengTjoe Tik KIong terbagi menjadi 3 ruangan, ruangan pertama yang menempati bagian depan di pergunakan untuk membakar hio, disitu terdapat banyak lilin dari berbagai ukuran.
Pagoda
Seperti bangunan Klenteng pada umumnya, pada atap ruangan pertama terdapat beberapa ornamen.
Namun, untuk Klenteng ini memiliki ornamen yang berbeda. Di atas atap ruangan pertama, terlihat di tengah-tengah ada pagoda yang diiringi oleh dua huo zhu dan dua xing long (naga berjalan). Pada ruang pertama ini terdapat altar untuk persembahyangan kepada Hok Tek Tieng Sien (Dewi Bumi)dan Ka Lam Ya.
Ka Lam Ya adalah salah satu malaikat pintu versi Budha yang sering digambar (berpakaian perang lengkap dengan membawa kampak sebagai senjatanya) di daun pintu bersama-sama Wie Tho (berpakaian perang dengan membawa gada penakluk iblis), sebagai pelindung bangunan-bangunan suci atau Klenteng.
Ruang kedua yang berada di bagian tengah diperuntukkan untuk melakukan sembahyang kepada Kwan She Im Pho Sat (Dewi Welas Asih), Kong Tek Cun Ong (Raja Mulia yang memberi berkah berlimpah) dan Co Su Kong (Dewa yang berwajah hitam dari Cadas Air Jernih. Sedangkan ruang yang ketiga yang berada dibagian belakang digunakan untuk tempat kebaktian.
Di Klenteng ini yang menjadi Dewa utama adalah Mak Co Thian Siang Seng Bo. Mak Co Thian Siang Seng Bo merupakan Dewa Laut, penolong para pelaut serta pelindung etnis Tiongkok di wilayah selatan dan imigran di Asia Tenggara.
Pada 1979 Klenteng ini mengalami renovasi bangunan dan melakukan peninggian 1 sampai 2 meter karena lokasi Klenteng sering mengalami kebanjiran. Setelah renovasi selesai maka dilanjutkan dengan pembangunan gedung olahraga bola basket dan gedong olahraga bulutangkis pada juli 1983.
Klenteng Tjoe Tik Kiong yang merupakan Klenteng termegah dan besar di Tulungagung, terlihat terpelihara bangunannya. Hal ini tidak terlepas dari peran orang Tionghoa di Tulungagung yang masih peduli akan keberadaan Tempat Ibadah Tri Dharma ini.
Punya masalah hidup yang tak kunjung selesai ?
Temukan solusinya bersama Spiritualis Kondang Pangeran Sukma Jati (Ki Sukma – Sobat Mistis Trans 7)
PRAKTEK DI 3 KOTA
Jakarta
Jl. Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan
Gedung Graha Krama Yudha
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Bandung (Pusat)
Perumahan Maharani Village Blok D.10 Jl. Cigugur Girang Kp. Sukamaju Rt/Rw 05/05 Desa Cigugur Girang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Jam praktek: Pk. 09.00 s.d 17.00 WIB
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Banten
Jl. Ki Mudakkir, Link. Cigading, Cilegon – Banten.
Untuk pendaftaran silahkan buat appointment (janji) via nomor Hp di bawah ini.
Tlp/ Hp. 081296609372 (WhatssApp dan Telegram) dan 081910095431 (WhatsApp)
Tags: Asihan, Aura, azimat, bandrong, Banten, cimande, Debus, ibadah, inti, Jati, Jodoh, Jurus, kemakmuran, khodam, Kiong, Klenteng, macan, padepokan, Pangeran, pengasihan, perguruan, putih, rumah, Ruqyah, ruwat, semesta, Silat, sobatmistis, Sukma, Tempat, terumbu, Tik, Tjoe, trans7, yayasan
Diposting oleh Ki Sukma
Pangeran Sukma Jati Azmatkhan atau yang biasa dipanggil Ki Sukma adalah Pendiri sekaligus Guru Besar Padepokan Inti Semesta yang berlokasi di Bandung. Padepokan tersebut mengajarkan Ilmu Hikmah Spiritual dan Pencak Silat & Debus aliran Banten.
Sejarah Berdirinya Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung (DIbangun Generasi Pertama Warga Tionghoa)
Sunan Mumbul & Tradisi Ketupat Syawalan Keberadaan umat muslim Bali di Karangasem sangatlah legendaris seiring dengan kisah perjuangan Mas Pekel... selengkapnya
Klenteng Tri Dharma ‘Sumber Naga’, Probolinggo Pemancar Kedamaian Dan Ketentraman Kota Probolinggo adalah kota lama yang mempunyai banyak bangunan kuno... selengkapnya
Yayasan Inti Semesta (YASIN) Adakan Santunan Ramadhan Gelombang II untuk Warga Bandung Barat Setelah sukses mengadakan Santunan Ramadhan Gelombang I,... selengkapnya
Keris Pandhita Semedhi. Pusaka Warisan leluhur ini tergolong keris tua, keberadaannya semasa zaman kerajaan tak hanya dimiliki oleh prajurit akan... selengkapnya
Ribuan warga kota Surabaya tumplekblek memadati sepanjang jalan. Setiap tanggal 10 November selalu memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang kembal putra... selengkapnya
Manusia harus bersikap waspada sekaligus mampu memandang segala sesuatu dengan jernih, supaya tidak menjadi korban dari orang-orang yang menyembunyikan niat... selengkapnya
Diri Anda, teman Anda, hewan, tumbuhan, dan semua benda hidup memancarkan aura. Lalu apa arti serta makna warna aura? Ada... selengkapnya
Telisik Supranatural Tragedi Maut dalam Drama Kolosal ‘Surabaya Membara’ di Surabaya Arwah Penjajah & Penghianat Bangsa Minta Tumbal Drama kolosal... selengkapnya
Banya orang tua rawan mengalami masalah sendi semacam arthritis dan sebagainya. Dan salah satu manfaat hebat jahe adalah mampu meredakan... selengkapnya
Fenomena Serangga Invasi Masjidil Haram, Kota Suci Makkah, Arab Saudi Masjidil Haram Terlindungi “Energi Kakbah”? Sebuah fenomena langka terjadi di... selengkapnya
Azimat Kulit Macan Mahkota Sulaiman Azimat Kulit Macan sudah Masyhur di kalangan Spiritualis dan Penggemar ilmu Ghaib. Kulit Macan yang… selengkapnya
Rp 1.500.000Semar Kuning merupakan Ilmu Pelet dan Pengasihan Tingat Tinggi Kuno dan Hampir Punah. Dikenal sejak dahulu kala, di dalam mitologi… selengkapnya
Rp 2.500.000Ilmu Pelet Jaran Goyang Satu lagi ilmu pelet warisan leluhur keluarga yang sudah melegenda dan sudah teruji keampuhannya, baik kami… selengkapnya
Rp 2.500.000Aura adalah Radiasi Warna Halus pada tubuh manusia (Istilah lain: Medan Elektromagnetik/ Bio Energetic) yang tampak berupa Cahaya. Aura berada… selengkapnya
Rp 1.500.000Minyak Asihan & Pelaris Super Bulu Perindu adalah Sarana AMPUH untuk ASIHAN dan PELARIS Penjualan Produk dan Jasa dalam bentuk… selengkapnya
Rp 1.000.000Dikisahkan saat zaman kerajaan Pajajaran, Prabu Siliwangi sebagai Raja mengalami Moksa (Menghilang secara ghoib) di sebuah hutan yang berada di… selengkapnya
Rp 2.600.000Keharmonisan rumah tangga bisa tercipta salah satunya melalui urusan ranjang. Ketika pasangan kita merasa tidak puas lalu dia diam saja,… selengkapnya
Rp 3.000.000Khusus untuk anda yang sering disakiti, sering tertolak cinta dan sulit mendapat pasangan. ini ada sarana ilmu pelet tingkat tinggi…. selengkapnya
Rp 3.000.000Khusus bagi Anda yang ingin memiliki pegangan azimat dalam bentuk Cincin, Liontine, Keris, Wafak, Minyak, Asma’ dan Saputangan. atau ingin… selengkapnya
Rp 1.500.000Mustika Macan Putih adalah mustika hasil tarikan yang secara alami berisi khodam macan putih. Berfungsi untuk meningkatkan kewibawaan, kharisma, gertakan,… selengkapnya
Rp 1.500.000








Saat ini belum tersedia komentar.